Info Terkini
light_mode
Beranda » HUKUM » Warga Japura Minta Bantuan Pulang dari China, Diduga Jadi Korban Pengantin Pesanan

Warga Japura Minta Bantuan Pulang dari China, Diduga Jadi Korban Pengantin Pesanan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – Warga Japura Minta Bantuan Pulang dari China, Diduga Jadi Korban Pengantin Pesanan | Kasus dugaan praktik pengantin pesanan atau Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) kembali mencuat di Kabupaten Cirebon. Kali ini, seorang perempuan bernama Sinta, warga Desa Japurabakti, Kecamatan Astanajapura, diduga menjadi korban praktik tersebut hingga akhirnya berada di China.

Kasus ini terungkap setelah sebuah video permintaan bantuan dari Sinta beredar di jaringan Serikat Buruh Migran. Dalam video tersebut, Sinta meminta pertolongan agar dapat dipulangkan ke Indonesia.

banner 336x280

Tenaga Ahli UPTD PPA DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Nono Wahyono, membenarkan adanya laporan terkait dugaan TPPO yang menimpa perempuan asal wilayah Japura tersebut.

cirebon-hukum

“Awalnya saya mendapat informasi dari grup jejaring Serikat Buruh Migran bahwa ada kasus dari wilayah Japura. Karena masuk wilayah binaan kami, kami langsung menelusuri ke rumahnya bersama pemerintah Desa Japurabakti,” kata Nono, Minggu (8/3/2026).

Berawal dari Pekerjaan di Jakarta

Berdasarkan penelusuran yang dilakukan bersama perangkat desa, diketahui Sinta sebelumnya bekerja sebagai pekerja rumah tangga (PRT) di Jakarta pada sebuah keluarga keturunan Tionghoa. Setelah beberapa bulan bekerja, majikannya mengajak Sinta bepergian ke Singapura dengan alasan berlibur.

Namun sesampainya di negara tersebut, situasi berubah. Sinta justru diperkenalkan dengan seorang pria warga negara China dan tak lama kemudian dinikahkan dengan pria tersebut.

“Setelah menikah, Sinta kemudian dibawa ke China oleh pria yang menjadi suaminya,” ujar Nono.

Yang membuat kasus ini semakin memprihatinkan, keluarga Sinta sama sekali tidak mengetahui keberangkatan maupun pernikahan tersebut. Bahkan orang tua korban tidak pernah mendapatkan informasi terkait keberangkatan ke luar negeri, termasuk soal pengurusan paspor.

“Orang tuanya tidak tahu kalau Sinta pergi ke luar negeri. Tidak ada izin atau pemberitahuan kepada keluarga,” jelasnya.

Video Permintaan Tolong

Keberadaan Sinta akhirnya terungkap setelah video permintaan bantuan yang ia rekam beredar di jaringan buruh migran. Dalam video tersebut, Sinta memperkenalkan diri dan memohon bantuan agar dapat dipulangkan ke Indonesia.

“Assalamualaikum, perkenalkan nama saya Sinta asal Cirebon. Saya mohon bantuan kepada Bapak Dian Akhyar SH dan Bapak Muhsin SIP untuk membantu kepulangan saya ke Indonesia,” ucap Sinta dalam video tersebut.

Dalam pernyataannya, Sinta juga mengaku menjadi korban praktik pengantin pesanan melalui agensi yang sama dengan korban lainnya, yakni Meri Aldawiyah. Keduanya diduga menjadi korban penipuan yang melibatkan seorang pria bernama Iif Syaripudin yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Bogor.

Sinta mengaku ingin pulang ke Indonesia karena seluruh dokumen miliknya saat ini ditahan oleh suaminya di China sehingga ia kesulitan untuk kembali tanpa bantuan dari pihak luar.

“Dia ingin pulang karena semua dokumen ditahan oleh suaminya. Bahkan keluarga dan pemerintah desa tidak tahu bahwa dia sudah berada di China,” kata Nono.

Keluarga Korban Kesulitan Biaya

Dalam proses mencari bantuan hukum, keluarga korban sempat dibawa ke Bogor oleh pihak tertentu untuk mengurus pendampingan melalui lembaga bantuan hukum. Namun kondisi ekonomi keluarga yang terbatas membuat mereka harus mengeluarkan biaya sendiri selama proses tersebut.

“Ini cukup memprihatinkan. Keluarga dengan kondisi ekonomi terbatas justru harus mengeluarkan biaya sendiri, bahkan untuk ongkos orang-orang yang membantu,” ungkap Nono.

Saat ini, UPTD PPA DPPKBP3A Kabupaten Cirebon terus memberikan pendampingan kepada keluarga korban serta edukasi agar lebih berhati-hati terhadap pihak-pihak yang mengaku bisa membantu.

Menurut Nono, apabila penanganan dilakukan melalui jalur resmi dinas, korban biasanya akan mendapatkan perlindungan lebih baik, termasuk kemungkinan memperoleh hak-haknya seperti gaji tertunda atau restitusi jika terjadi kekerasan.

Sementara itu, Kepala DPPKBP3A Kabupaten Cirebon, Indra Fitriani, mengatakan pihaknya akan segera melaporkan kasus tersebut ke tingkat provinsi agar penanganannya dapat dilakukan secara terpadu.

“Kami akan melaporkan kasus ini kepada DP2AKB Provinsi dan UPTD PPA Provinsi Jawa Barat. Penanganan kasus seperti ini harus dilakukan secara kolaboratif,” ujarnya.

Ia berharap melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi, kepolisian hingga Kementerian Luar Negeri, proses pemulangan Sinta ke Indonesia dapat segera dilakukan.

“Mudah-mudahan dengan jaringan yang sudah terjalin dengan Polda dan Kementerian Luar Negeri, kita bisa membantu proses pemulangan korban,” pungkasnya.

Baca Juga :
Swiss-Belhotel Cirebon Hadirkan Keberkahan Ramadan dengan ”Dapoer Ramadan Berkah”

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • cirebon-cafe

    Maxi Pool & Cafe Hadirkan Billiard Ramah Keluarga di Ciledug, Tawarkan Promo Paket Menarik

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Maxi Pool & Cafe Hadirkan Billiard Ramah Keluarga di Ciledug, Tawarkan Promo Paket Menarik | Warga Cirebon timur kini memiliki alternatif hiburan baru yang sehat dan ramah keluarga. Sejak dibuka untuk umum pada Juli tahun lalu, Maxi Pool & Cafe di Kecamatan Ciledug, Kabupaten Cirebon, menghadirkan suasana olahraga billiard yang aman, bersih, dan nyaman. […]

  • cirebon-jabar

    Jabar Siapkan 1.280 Lulusan SMA-SMK-MA Hadapi Persaingan Kerja Global

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Jabar Siapkan 1.280 Lulusan SMA-SMK-MA Hadapi Persaingan Kerja Global | Sebanyak 1.280 lulusan SMA, SMK dan MA asal Jawa Barat lolos seleksi mengikuti Program SMK Go Global. Program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam menyiapkan lulusan SMA, SMK, dan MA agar kompeten dan mampu bersaing di pasar kerja global. Sekretaris Daerah (Sekda) […]

  • cirebon-metropolitan

    Ustadz Cahyadi Takariawan Penulis Nasional Beri Motivasi di Acara Silaturahim dan Launching Komunitas Literasi Santri “Dilapetang”

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | Ustadz Cahyadi Takariawan Penulis Nasional Beri Motivasi di Acara Silaturahim dan Launching Komunitas Literasi Santri “Dilapetang” –  SMP IT-MA Pesantren al-Quran di Kayuwalang, Kota Cirebon, Jawa Barat, mengadakan acara silaturahim sekaligus launching Komunitas Literasi Santri “Dilapetang.” Acara ini dihadiri oleh banyak kalangan, termasuk tokoh-tokoh literasi dan santri-santri dari pesantren tersebut. Ustadz Agus Talik, M.Pd., […]

  • cirebon-polres

    Polresta Cirebon Raih Juara 2 PPID Satwil Dalam Monev Keterbukaan Informasi Publik Polda Jabar 2026

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Polresta Cirebon Raih Juara 2 PPID Satwil Dalam Monev Keterbukaan Informasi Publik Polda Jabar 2026 | Polresta Cirebon kembali menorehkan prestasi di bidang kehumasan dengan meraih Juara 2 PPID Satwil kategori Keaktifan Website Keterbukaan Informasi Publik (KIP) tingkat Polda Jawa Barat Tahun 2026. Penghargaan tersebut diterima dalam kegiatan Asistensi dan Monitoring serta Evaluasi […]

  • cirebon-event

    Kementerian Kebudayaan Sukses Ubah Gudang Pelabuhan Cirebon Jadi Ruang Seni untuk FKSM 2025

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Kementerian Kebudayaan Sukses Ubah Gudang Pelabuhan Cirebon Jadi Ruang Seni untuk FKSM 2025 | Gelaran Festival Komunitas Seni Media (FKSM) 2025 yang diselenggarakan selama sepekan pada 17–23 November 2025 di kawasan Pelabuhan Cirebon, berlangsung sukses. Rabu (26/11/2025). Salah satu sosok yang berperan besar di balik keberhasilan tersebut adalah Feri Arlius, Direktur Sarana dan […]

  • cirebon-hotel

    Swiss-Belhotel Cirebon Hadirkan Set Menu Imlek 2026 Bernuansa Autentik

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Swiss-Belhotel Cirebon Hadirkan Set Menu Imlek 2026 Bernuansa Autentik | Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, Swiss-Belhotel Cirebon menghadirkan Set Menu Imlek spesial yang dirancang untuk merayakan kebersamaan dalam suasana hangat dan penuh makna. Mengusung konsep kuliner bercita rasa autentik, rangkaian menu ini menjadi pilihan ideal untuk perayaan bersama keluarga, kerabat, maupun rekan […]

expand_less