Breaking News
light_mode
Beranda » EVENT » Pekan Seni Jiwan 2025 Gelar Lomba Tari Jaipong, Ajak Generasi Muda Rayakan dan Lestarikan Budaya Tradisional

Pekan Seni Jiwan 2025 Gelar Lomba Tari Jaipong, Ajak Generasi Muda Rayakan dan Lestarikan Budaya Tradisional

  • visibility 971
banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – Pekan Seni Jiwan 2025 Gelar Lomba Tari Jaipong, Ajak Generasi Muda Rayakan dan Lestarikan Budaya Tradisional CIREBON – Semangat pelestarian budaya kembali menggema melalui perhelatan Pekan Seni Jiwan 2025, sebuah event seni rutin yang digagas Jiwan Coffee & Things Cirebon. Rabu (19/11/2025).

Tahun ini, salah satu kegiatan yang menjadi pusat perhatian adalah Lomba Tari Tradisional Jaipong, sebuah ajang yang dirancang untuk mengajak anak-anak dan remaja lebih dekat dengan seni tari khas Jawa Barat.

banner 336x280

Panitia acara, Ikhwan, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar kompetisi, melainkan ruang bagi generasi muda untuk merawat budaya sekaligus menunjukkan bakat terbaik mereka.

Lomba Tari Jaipong tahun ini dibuka untuk empat kategori, yakni Solo Kids Performer, Solo Teenager Performer, Group Kids Performer, dan Group Teenager Performer.

Kategori yang bervariasi tersebut memungkinkan semakin banyak kalangan untuk berpartisipasi, mulai dari anak usia TK hingga pelajar SMA.

Untuk kategori Kids Performer, peserta adalah anak-anak usia sekolah TK hingga kelas 4 SD, sedangkan kategori Teenager Performer diperuntukkan bagi siswa kelas 5 SD hingga jenjang SMA.

Sementara itu, untuk kategori grup, peserta dapat tampil dalam formasi minimal dua orang dan maksimal tiga orang, sehingga tetap memberikan fleksibilitas bagi peserta untuk berkreasi dalam tim kecil.

Ikhwan menjelaskan bahwa penyelenggaraan lomba ini merupakan bentuk komitmen Jiwan Coffee & Things dalam mendukung seni tradisional agar tetap hidup di tengah masyarakat, terutama di era modern yang serba digital.

“Tanggal pelaksanaan Hari Sabtu, tanggal 29 November 2025 Pukul 08:00- selesai,” katanya.

Menurutnya, Jaipong merupakan salah satu bagian penting dari identitas budaya Jawa Barat, sehingga membutuhkan perhatian dan ruang ekspresi bagi generasi muda. Ia berharap lomba ini dapat menjadi momentum baik untuk menumbuhkan kembali kecintaan terhadap seni tradisi.

“Pekan Seni Jiwan setiap tahun selalu berupaya menghadirkan ruang kreatif. Tahun ini kami ingin mendorong lebih banyak anak dan remaja untuk berani tampil, menunjukkan talentanya, sekaligus mengenal lebih dekat seni tari Jaipong. Ini bukan hanya tentang lomba, tetapi juga tentang menanamkan kebanggaan terhadap budaya sendiri,” ujarnya.

Pendaftaran peserta dibuka dari tanggal 3 sampai 27 November 2025. Peserta dapat melakukan pendaftaran melalui tautan bit.ly/LombaTariJaipong atau dengan memindai QR code yang telah disediakan panitia.

Untuk biaya pendaftaran, kategori Solo Kids Performer dan Solo Teenager Performer masing-masing dikenakan biaya Rp100.000 per peserta, sedangkan untuk kategori grup biaya pendaftaran sebesar Rp150.000 per kelompok.

Seluruh pembayaran dilakukan melalui transfer ke rekening Bank BJB dengan nomor rekening 0149883231100 atas nama M. Faruq Saefullah.

Panitia menegaskan bahwa pembayaran hanya diterima melalui rekening resmi tersebut.

Selain menampilkan kemampuan terbaik, peserta lomba juga berkesempatan meraih total hadiah jutaan rupiah.

Hadiah ini diharapkan mampu memotivasi peserta untuk mempersiapkan penampilan semaksimal mungkin.

Tidak hanya itu, para pemenang juga akan mendapatkan kesempatan tampil dalam rangkaian acara Pekan Seni Jiwan 2025, sehingga menjadi ajang pembuktian sekaligus pengalaman panggung yang lebih luas.

Ikhwan menambahkan bahwa setiap peserta, baik solo maupun grup, akan mendapatkan durasi tampil antara lima hingga tujuh menit di atas panggung.

Durasi ini dinilai cukup untuk menampilkan koreografi yang utuh serta kesempatan bagi peserta untuk menonjolkan ciri khas gaya tari masing-masing.

“Kami ingin memberikan ruang yang cukup bagi peserta untuk berkreasi. Jaipong bukan hanya soal gerakan, tapi juga ekspresi, energi, dan pembawaan. Waktu lima sampai tujuh menit sudah sangat pas untuk menunjukkan semua itu,” jelasnya.

Sebagai lokasi penyelenggaraan, Jiwan Coffee & Things yang beralamat di Jl. Raden Dewi Sartika No. 58, Kelurahan Kenanga, Kecamatan Sumber, Kabupaten Cirebon, siap menjadi tempat berlangsungnya pertunjukan para talenta muda tersebut.

Tempat ini dikenal bukan hanya sebagai cafe, melainkan diharapkan menjadi salah satu ruang kreatif yang aktif mendukung kegiatan seni dan budaya di Cirebon, sehingga menjadi wadah yang tepat untuk penyelenggaraan lomba tari tahun ini.

Untuk informasi lebih lanjut, peserta atau orang tua dapat menghubungi panitia melalui WhatsApp di nomor 0813-1090-3011 (Ikhwan).

Panitia juga mengingatkan agar peserta segera mendaftarkan diri karena kuota dapat terbatas jika peminat membludak seperti tahun-tahun sebelumnya.

Dengan hadirnya Lomba Tari Jaipong dalam Pekan Seni Jiwan 2025, panitia berharap semakin banyak generasi muda yang terpanggil untuk melestarikan seni tradisional.

Melalui ajang ini, mereka tidak hanya menari di atas panggung, tetapi juga menari membawa pesan: bahwa budaya daerah adalah identitas yang harus dijaga bersama.

“Kami ingin seluruh peserta merasa bangga menjadi bagian dari pelestarian budaya. Jaipong adalah warisan yang indah, dan masa depannya ada di tangan mereka,” pungkas Ikhwan.

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • cirebon-koperasi

    Musda Dekopinda Kota Cirebon Jadi Momentum Evaluasi Konsolidasi

    • visibility 131
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Musda Dekopinda Kota Cirebon 2025 Jadi Momentum Evaluasi dan Konsolidasi Koperasi | Dewan Koperasi Indonesia Daerah (Dekopinda) Kota Cirebon menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Tahun 2025 dengan tema “Bersama Koperasi Membangun Kemandirian Ekonomi Anggota dan Masyarakat Kota Cirebon”, Selasa, 20 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting untuk mengevaluasi kondisi koperasi sekaligus memperkuat konsolidasi […]

  • CIREBON 02

    Hujan Tak Surutkan Tekad DLH Cirebon Tangani Sampah di TPS Kalirahayu

    • visibility 130
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Hujan Tak Surutkan Tekad DLH Cirebon Tangani Sampah di TPS Kalirahayu | Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Losari dan sekitarnya pada Rabu (28/01/2026) tidak menyurutkan langkah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon dalam menangani persoalan sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) desa. TPS Desa Kalirahayu menjadi salah satu titik prioritas penanganan. TPS […]

  • cirebon-knpi

    KNPI Kota Cirebon Panen Perdana Ikan Lele, Dorong Kemandirian Pemuda dan Ketahanan Pangan

    • visibility 295
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kota Cirebon menggelar panen perdana budidaya ikan lele sebagai bagian dari program pemberdayaan pemuda dan penguatan ketahanan pangan, belum lama ini. Senin (11/6/2026). Kegiatan panen lele tersebut berlangsung di area budidaya binaan KNPI Kota Cirebon dan dihadiri sejumlah pengurus, pemuda, serta perwakilan pemerintah daerah. […]

  • cirebon-event

    Kementerian Kebudayaan Sukses Ubah Gudang Pelabuhan Cirebon Jadi Ruang Seni untuk FKSM 2025

    • visibility 121
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Kementerian Kebudayaan Sukses Ubah Gudang Pelabuhan Cirebon Jadi Ruang Seni untuk FKSM 2025 | Gelaran Festival Komunitas Seni Media (FKSM) 2025 yang diselenggarakan selama sepekan pada 17–23 November 2025 di kawasan Pelabuhan Cirebon, berlangsung sukses. Rabu (26/11/2025). Salah satu sosok yang berperan besar di balik keberhasilan tersebut adalah Feri Arlius, Direktur Sarana dan […]

  • cirebon-nu

    Zakat Pakai Standar Emas 14 Karat? LBM PWNU Jabar Tegaskan: Tidak Tepat Secara Syariat

    • visibility 84
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Zakat Pakai Standar Emas 14 Karat? LBM PWNU Jabar Tegaskan: Tidak Tepat Secara Syariat | Menanggapi zakat profesi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang menggunakan standar emas 14 karat, Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jawa Barat (Jabar) menyebut, penentuan standar tersebut tidaklah tepat secara syariat. Hal itu mengemuka dari hasil kajian Bahtsul […]

  • cirebon

    Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya luncurkan Satgas Anti Bullying bagi pengurus OSIS sekolah

    • visibility 225
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya luncurkan Satgas Anti Bullying bagi pengurus OSIS di sekolah – Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi melakukan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen dan mahasiswa Program Studi Keperawatan Cirebon. Kegiatan ini bekerjasama dengan SMP Negeri 1 Kedawung Kabupaten Cirebon dengan meluncurkan Satgas Anti Bullying bagi Pengurus OSIS di Sekolah […]

expand_less