Info Terkini
light_mode
Beranda » BIROKRASI » Stafsus Menbud Perkuat Ekosistem Sastra Indonesia

Stafsus Menbud Perkuat Ekosistem Sastra Indonesia

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – Stafsus Menbud Perkuat Ekosistem Sastra Indonesia | Penguatan sastra Indonesia membutuhkan kerja yang menyeluruh, mulai dari ruang-ruang komunitas di daerah hingga jejaring internasional yang mampu membawa karya Indonesia menembus pasar global. Rabu (3/6/2026).

Atas dasar itu, Staf Khusus Menteri Kebudayaan Bidang Diplomasi Budaya, Nissa Rengganis, mendorong strategi pengembangan sastra yang menghubungkan penulis, penerjemah, promotor, penerbit, festival, dan pembaca dalam satu ekosistem yang saling menguatkan.

banner 336x280

Menurut Nissa, ekosistem sastra tumbuh dari jejalin kegiatan yang saling terhubung. Sastra memerlukan ruang tumbuh di tingkat komunitas, dukungan kebijakan yang berkelanjutan, serta akses yang lebih luas menuju publik nasional dan internasional.

“Ekosistem sastra yang kuat lahir dari kerja bersama. Negara menyediakan dukungan dan arah kebijakan, sementara komunitas menjaga daya kreatif di lapangan. Keduanya harus saling memperkuat,” ujarnya.

Untuk memperkuat ekosistem sastra Indonesia dari hulu hingga hilir, Nissa mengawal lima program prioritas yang saat ini menjadi fokus pengembangan ekosistem sastra nasional.

Yang pertama adalah Laboratorium Penerjemah Sastra, kemudian Laboratorium Penerjemahan Sastra, Laboratorium Promotor Sastra, Penguatan Festival Sastra, dan Penguatan Komunitas Sastra.

Laboratorium Penerjemah Sastra ditujukan untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di bidang penerjemahan sastra.

Melalui program ini, Kementerian Kebudayaan mendorong lahirnya penerjemah-penerjemah profesional yang mampu menjembatani karya sastra Indonesia ke berbagai bahasa dunia sekaligus menghadirkan karya sastra dunia ke ruang baca Indonesia.

Program ini menargetkan terbentuknya jaringan penerjemah sastra nasional yang memiliki kompetensi bahasa, pemahaman budaya, serta kemampuan editorial yang memadai untuk bekerja dengan standar internasional.

Program Laboratorium Penerjemahan Sastra fokus pada agenda penerjemahan karya-karya sastra Indonesia ke dalam berbagai bahasa.

Program ini diarahkan untuk meningkatkan jumlah karya sastra Indonesia yang diterjemahkan dan diterbitkan di luar negeri melalui kerja sama dengan penerbit, agen sastra, lembaga kebudayaan, dan para penyelenggara pameran buku internasional.

Program Laboratorium Promotor Sastra bertujuan mencetak kurator, pengelola acara, dan promotor sastra yang mampu mempertemukan karya dengan publik.

Menurut Nissa, salah satu tantangan terbesar sastra Indonesia saat ini bukan terletak pada minimnya karya bermutu, melainkan masih terbatasnya infrastruktur promosi dan distribusi yang mampu memperluas jangkauan pembaca.

Program keempat adalah Penguatan Festival Sastra yang diarahkan untuk meningkatkan kualitas kurasi, memperluas partisipasi publik, memperkuat dampak ekonomi kreatif, serta membangun jejaring nasional dan internasional bagi pelaku sastra, terutama para pengelola festival sastra Indonesia.

Adapun program kelima, Penguatan Komunitas Sastra, berfokus pada pengembangan kapasitas organisasi, perluasan jaringan, dan keberlanjutan ruang-ruang kreatif di daerah.

Komunitas dipandang sebagai fondasi utama ekosistem sastra karena menjadi ruang tumbuh bagi penulis, pembaca, dan berbagai praktik literasi yang hidup di masyarakat.

Salah satu capaian penting adalah meningkatnya partisipasi Indonesia dalam berbagai pameran buku internasional.

Pada tahun 2025, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia memperoleh kehormatan sebagai guest of honor pada Abu Dhabi International Book Fair 2025, salah satu ajang perbukuan terbesar di kawasan Timur Tengah.

“Salah satu tantangan terbesar sastra Indonesia adalah kesenjangan antara produksi dan distribusi karya. Banyak penulis daerah menghasilkan karya berkualitas tinggi, tetapi masih menghadapi keterbatasan akses terhadap penerbitan, penerjemahan, promosi, dan jejaring internasional”, tandas Nissa.

Pengalaman Nissa mengelola sejumlah ruang kreatif, salah satunya Rumah Rengganis di Cirebon, memperkuat keyakinannya bahwa pengembangan sastra harus bertumpu pada dua kekuatan sekaligus: komunitas yang hidup dan kebijakan yang berpihak.

Dengan pendekatan tersebut, Kementerian Kebudayaan berharap sastra Indonesia tumbuh sebagai ekspresi kreatif masyarakat sekaligus menjadi instrumen diplomasi budaya, penggerak ekonomi kreatif, dan sarana memperkenalkan budaya Indonesia kepada dunia.

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • cirebon-politik

    PSI Cirebon Mulai Bangun Kekuatan Politik, Kantor DPD Jadi Titik Awal Menuju 2029

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – PSI Cirebon Mulai Bangun Kekuatan Politik, Kantor DPD Jadi Titik Awal Menuju 2029 | Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Cirebon mulai menunjukkan keseriusannya menghadapi Pemilu 2029. Peresmian kantor Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PSI Kabupaten Cirebon pada Minggu (6/9/2026) menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi sekaligus memperluas jaringan politik di tengah masyarakat. Peresmian kantor tersebut […]

  • cirebon-metropolitan

    Ustadz Cahyadi Takariawan Penulis Nasional Beri Motivasi di Acara Silaturahim dan Launching Komunitas Literasi Santri “Dilapetang”

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | Ustadz Cahyadi Takariawan Penulis Nasional Beri Motivasi di Acara Silaturahim dan Launching Komunitas Literasi Santri “Dilapetang” –  SMP IT-MA Pesantren al-Quran di Kayuwalang, Kota Cirebon, Jawa Barat, mengadakan acara silaturahim sekaligus launching Komunitas Literasi Santri “Dilapetang.” Acara ini dihadiri oleh banyak kalangan, termasuk tokoh-tokoh literasi dan santri-santri dari pesantren tersebut. Ustadz Agus Talik, M.Pd., […]

  • cirebon-pdam

    Penyempurnaan Perbaikan Pipa Bocor Selesai, Perumda Tirta Giri Nata Mulai Alirkan Air Bertahap

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Penyempurnaan Perbaikan Pipa Bocor Selesai, Perumda Tirta Giri Nata Mulai Alirkan Air Bertahap | Air Mulai Dialirkan Bertahap, Perumda Tirta Giri Nata Pastikan Perbaikan Kebocoran Pipa Utama Selesai. Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon memastikan penyempurnaan perbaikan Pipa  Transmisi  DCIP  Ø 600   mm  di Wilayah Plangon Kelurahan Babakan Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon […]

  • cirebon-metropolitan

    Perluas Penawaran Kuliner Swiss-Belhotel Cirebon Dengan Program Outside Catering Bakery

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONAMETROPOLITAN.COM | Perluas Penawaran Kuliner Swiss-Belhotel Cirebon Dengan Program Outside Catering Bakery – Swiss-Belhotel Cirebon, salah satu hotel bintang 4 yang terletak strategis di pusat kota Cirebon dengan keunggulan pelayanan dan fasilitas, kini memperluas kreasi kuliner nya dengan peluncuran program terbarunya yakni layanan Outside Catering Bakery. Program ini digagas oleh Swiss-Belhotel Cirebon untuk menjadi pilihan […]

  • cirebon-metropolitan

    Keberkahan Ramadhan bersama Swiss-Belhotel Cirebon di ”Dapoer Ramadhan Berkah’’

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Keberkahan Ramadhan bersama Swiss-Belhotel Cirebon di ”Dapoer Ramadhan Berkah’’ | Cirebon – Swiss-Belhotel Cirebon menyambut datangnya bulan suci Ramadhan dengan menghadirkan pengalaman berbuka puasa yang istimewa bertajuk Dapoer Ramadhan Berkah. Dalam rangka merayakan bulan penuh berkah ini, Swiss-Belhotel Cirebon menyajikan hidangan buffet Iftar yang lezat dan istimewa, mengusung konsep yang mengedepankan kehangatan kebersamaan serta […]

  • cirebon-sukalila

    Pemkot Cirebon dan BBWS Bahas Penataan Sungai Sukalila, Target Menjadi Ikon Wisata

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Pemkot Cirebon dan BBWS Bahas Penataan Sungai Sukalila, Target Menjadi Ikon Wisata Kota | Pemerintah Kota Cirebon kian memantapkan kolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung dalam rencana normalisasi dan penataan Sungai Sukalila. Penguatan sinergi tersebut mengemuka dalam kegiatan Ekspose Rencana Kerja Normalisasi dan Penataan Sungai Sukalila yang berlangsung di Kantor […]

expand_less