Breaking News
light_mode
Beranda » BIROKRASI » Hilal Tak Tampak di Langit Cirebon, Awal Ramadan 1447 H Diprediksi Mundur

Hilal Tak Tampak di Langit Cirebon, Awal Ramadan 1447 H Diprediksi Mundur

  • visibility 20
banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – Hilal Tak Tampak di Langit Cirebon, Awal Ramadan 1447 H Diprediksi Mundur | Pemantauan hilal penentu awal Ramadan 1447 Hijriah di pesisir Pantai Baro Gebang, Kabupaten Cirebon, Selasa (17/2/2026), menunjukkan hasil nihil…

Secara astronomis, posisi bulan sabit muda berada di bawah ufuk barat, sehingga mustahil terlihat saat matahari terbenam.

banner 336x280

Kepala Badan Hisab Rukyat Daerah (BHRD) Kabupaten Cirebon, Samsudin, menjelaskan bahwa memangg sejak awal peluang terlihatnya hilal memang sangat kecil Sekali.

Begitu juga dengan berdasarkan perhitungan ilmu falak, ketinggian hilal berada pada posisi minus 0 derajat.

“Secara hitungan, hilal tidak mungkin terlihat karena posisinya masih di bawah ufuk. Jadi dari sisi teori ilmu falak, memang tidak memungkinkan,” ujarnya di lokasi pemantauan.

Selain faktor posisi bulan yang rendah, cuaca mendung tebal juga, kata dia, menutup langit senja, sehingga observasi visual semakin sulit dilakukan.

Meski peluangnya hampir tidak ada, rukyatul hilal tetap dilaksanakan. Hal itu sebagai bagian dari prosedur penetapan awal bulan Hijriah.

Pengamatan dimulai pukul 18.08 WIB dengan pemasangan sejumlah teleskop yang diarahkan ke barat laut.

Kegiatan ini melibatkan Tim Rukyat Hilal, Pengamat Hilal LDII, tokoh agama, perwakilan Kementerian Agama dari Cirebon, Majalengka, dan Kuningan, serta aparat keamanan.

Proses rukyat dipimpin Hakim Ketua Pengadilan Negeri Sumber, didampingi panitera pengganti, dan disaksikan tiga saksi dari Kementerian Agama yang telah diambil sumpahnya.

Samsudin menegaskan, rukyat tetap dilaksanakan meski secara teori tidak memungkinkan.

“Karena mazhab rukyah, pengamatan tetap harus dilakukan walaupun secara hisab hilal tidak mungkin terlihat,” katanya.

Menurut Samsudin, hilal baru bisa terlihat jika memenuhi kriteria imkanur rukyat, yakni ketinggian minimal 3 derajat dengan elongasi 6,4 derajat. Dan kondisi saat ini, jauh dari syarat tersebut.

“Hilal kita minus 0 derajat, sementara standar minimal 3 derajat. Jadi jelas tidak akan terlihat,” jelasnya.

Langit yang dipenuhi awan abu-abu kebiruan saat senja, juga turut menghambat proses pengamatan. Meski secara teori pun hilal di bawah 3 derajat tidak mungkin terlihat.

Jika hilal tidak terlihat di seluruh wilayah Indonesia, maka penentuan awal Ramadan akan menggunakan metode istikmal, yakni penyempurnaan bulan Sya’ban menjadi 30 hari.

“Itu berarti awal Ramadan diperkirakan masih dua hari lagi,” ujar Samsudin.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk menunggu keputusan resmi pemerintah melalui sidang isbat sebagai penetapan awal Ramadan.

Masyarakat diharapkan mengikuti keputusan pemerintah karena penetapan awal bulan dilakukan oleh para ulama melalui sidang isbat,” pungkasnya.

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • CIREBON EVENT

    Konser April & Rhoma Irama Digelar di Stadion Ranggajati

    • visibility 259
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Konser April & Rhoma Irama Digelar di Stadion Ranggajati Kabupaten Cirebon | Kabupaten Cirebon akan menjadi tuan rumah gelaran musik dangdut berskala nasional melalui Konser April & Rhoma Irama yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 7 Februari 2025, bertempat di Stadion Ranggajati, Kabupaten Cirebon. Jumat (30/1/2026). Konser ini diproyeksikan menjadi salah satu agenda hiburan terbesar […]

  • cirebon-metropolitan

    Sosialisasi Sekolah Anti Bullying digelar KKN UIN Sunan Kalijaga dan UINSSC

    • visibility 123
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | KKN UIN Sunan Kalijaga dan UINSSC Gelar Sosialisasi Sekolah Anti Bullying –  Kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kolaborasi 89 dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta dan UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon melaksanakan sosialisasi mengenai program Sekolah Anti Bullying di SDN Nanas, Girijati, Purwosari, Kabupaten Gunungkidul. Jumat (26/07/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk […]

  • cirebon

    Tokoh Pemuda dan Warga Apresiasi FKSM: “Tidak Ada Kota Kreatif Tanpa Arsip”

    • visibility 53
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Tokoh Pemuda dan Warga Apresiasi FKSM: “Tidak Ada Kota Kreatif Tanpa Arsip” | Gelombang apresiasi mengalir dari warga dan tokoh pemuda setelah Festival Komunitas Seni Media (FKSM) 2025 yang berlangsung di Pelabuhan Pelindo Cirebon sukses menarik ribuan pengunjung selama tujuh hari, pada 17–23 November 2025. Euforia kreatif itu bahkan berlanjut melalui perhelatan musik […]

  • cirebon

    Mantan Pekerja Migran Korea, Santri Asal Cirebon Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Broiler di Gagasari

    • visibility 55
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Mantan Pekerja Migran Korea, Santri Asal Cirebon Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Broiler di Gagasari | Seorang mantan pekerja migran Indonesia di Korea Selatan yang juga merupakan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Gedongan, Kabupaten Cirebon, kini berhasil mengembangkan usaha peternakan ayam broiler di Desa Gagasari, Gebang, wilayah yang berbatasan langsung dengan lingkungan Ponpes Gedongan, Cirebon. […]

  • cirebon-hotel

    Swiss-Belhotel Cirebon Hadirkan Set Menu Imlek 2026 Bernuansa Autentik

    • visibility 64
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Swiss-Belhotel Cirebon Hadirkan Set Menu Imlek 2026 Bernuansa Autentik | Menyambut perayaan Tahun Baru Imlek 2026, Swiss-Belhotel Cirebon menghadirkan Set Menu Imlek spesial yang dirancang untuk merayakan kebersamaan dalam suasana hangat dan penuh makna. Mengusung konsep kuliner bercita rasa autentik, rangkaian menu ini menjadi pilihan ideal untuk perayaan bersama keluarga, kerabat, maupun rekan […]

  • Mahasiswa KKN IPB Memajukan Potensi Lokal Kelurahan Gegunung Dengan Menghadirkan Solusi Inovatif

    Mahasiswa KKN IPB Memajukan Potensi Lokal Kelurahan Gegunung Dengan Menghadirkan Solusi Inovatif

    • visibility 136
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | Mahasiswa KKN IPB Hadir dengan Solusi Inovatif untuk Memajukan Potensi Lokal Kelurahan Gegunung – Kuliah Kerja Nyata Tematik Institut Pertanian Bogor (KKN-Tematik IPB) adalah suatu bentuk pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa S1 Institut Pertanian Bogor dengan tujuan menerapkan salah satu fungsi utama perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan bersosial. Kuliah […]

expand_less