Info Terkini
light_mode
Beranda » SOSIAL » Pelantikan FOR SANTRI Ciayumajakuning Perkuat Peran Santri sebagai Penggerak Ekonomi Umat

Pelantikan FOR SANTRI Ciayumajakuning Perkuat Peran Santri sebagai Penggerak Ekonomi Umat

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – Pelantikan FOR SANTRI Ciayumajakuning Perkuat Peran Santri sebagai Penggerak Ekonomi Umat | Forum Silaturahmi Kyai dan Santri (FOR SANTRI) Indonesia terus memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong lahirnya generasi santri yang mandiri, produktif, dan mampu berkontribusi dalam pembangunan ekonomi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Pelantikan dan Pengukuhan Koordinator Daerah (Korda) serta Koordinator Kecamatan (Korcam) FOR SANTRI wilayah Ciayumajakuning yang meliputi Kota Cirebon, Kabupaten Cirebon, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Majalengka, dan Kabupaten Kuningan. Kegiatan berlangsung di Cirebon pada Sabtu (2/8/2026).

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua Umum FOR SANTRI Indonesia KH. Ir. Abdul Fatah Ifanda, M.M., Ketua MUI Kota Cirebon Dr. KH. Samsudin, M.Ag., Wakil Bupati Kabupaten Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman, Pembina FOR SANTRI KH. Abdul Muiz, Ketua Koordinator Wilayah FOR SANTRI Jawa Barat KH. H. Muhammad Dian Hafi, beserta para ulama, tokoh agama, jajaran pengurus, dan ratusan santri dari berbagai wilayah di Ciayumajakuning.

banner 336x280

Pelantikan ini menjadi lebih dari sekadar seremoni organisasi. Momen tersebut menjadi langkah strategis untuk memperkuat eksistensi FOR SANTRI sebagai wadah yang berperan aktif dalam bidang pendidikan, dakwah, sosial, sekaligus pemberdayaan ekonomi umat. Organisasi ini menegaskan komitmennya untuk membangun jaringan yang solid serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Dalam sambutannya, Ketua Umum FOR SANTRI Indonesia, KH. Ir. Abdul Fatah Ifanda, M.M., menegaskan bahwa santri memiliki potensi besar yang harus terus dikembangkan agar tidak hanya unggul dalam pemahaman ilmu agama, tetapi juga mampu menjadi pelaku ekonomi yang memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.

> “Santri harus mampu berdiri di atas kaki sendiri. Kemandirian ekonomi adalah bagian dari ikhtiar membangun umat yang kuat. Pesantren telah melahirkan generasi yang berakhlak, kini saatnya santri juga menjadi pelaku usaha, inovator, dan penggerak ekonomi kerakyatan,” ujarnya.

Menurutnya, setiap santri memiliki kemampuan dan potensi yang berbeda. Oleh karena itu, diperlukan pembinaan yang berkelanjutan, pelatihan keterampilan, serta penguatan jaringan usaha agar potensi tersebut berkembang menjadi sumber kesejahteraan, baik bagi diri sendiri, keluarga, maupun masyarakat secara luas.

Pandangan serupa juga disampaikan oleh para tokoh yang hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menilai bahwa sinergi antara ulama, pemerintah, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam membangun ekosistem yang mampu melahirkan santri yang mandiri, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan zaman.

Wakil Bupati Kabupaten Cirebon, H. Agus Kurniawan Budiman, memberikan apresiasi atas langkah FOR SANTRI yang tidak hanya berfokus pada pembinaan keagamaan, tetapi juga memiliki visi untuk memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan para santri.

Sementara itu, Ketua MUI Kota Cirebon, Dr. KH. Samsudin, M.Ag., mengingatkan seluruh pengurus yang baru dilantik agar menjadikan amanah tersebut sebagai bentuk pengabdian kepada umat. Menurutnya, organisasi akan berkembang apabila seluruh pengurus mampu menjaga persatuan, mempererat ukhuwah Islamiyah, serta menghadirkan manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Pelantikan Korda dan Korcam FOR SANTRI wilayah Ciayumajakuning diharapkan menjadi awal lahirnya berbagai program strategis yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan umat. Program-program tersebut mencakup pelatihan kewirausahaan, pengembangan UMKM santri, pemberdayaan ekonomi berbasis pesantren, hingga pendampingan usaha yang berkelanjutan.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru di lima daerah tersebut, FOR SANTRI optimistis dapat memperluas kontribusinya dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, religius, serta memiliki daya saing di bidang ekonomi.

Melalui semangat “Santri Mandiri, Umat Sejahtera”, FOR SANTRI kembali menegaskan bahwa santri masa kini tidak hanya berperan sebagai pewaris ilmu para ulama, tetapi juga sebagai agen perubahan yang mampu menggerakkan roda perekonomian bangsa. Ketika potensi setiap santri diberdayakan secara optimal, akan lahir generasi yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat ekonomi kerakyatan, serta menjadi fondasi bagi Indonesia yang lebih maju, mandiri, dan berkeadilan.

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • cirebon-kartini

    Peringatan Hari Kartini ke-147: Pemkab Cirebon Tekankan Peran Strategis Keluarga dalam Pembangunan

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Peringatan Hari Kartini ke-147: Pemkab Cirebon Tekankan Peran Strategis Keluarga dalam Pembangunan | Pemerintah Kabupaten Cirebon memperingati Hari Kartini ke-147 dengan menegaskan pentingnya penguatan institusi keluarga sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat. Momentum yang diperingati setiap 21 April ini tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa Raden Ajeng Kartini, tetapi juga sebagai refleksi terhadap peran […]

  • Lewat Semarak Milad ke-107, Aisyiyah Bustanul Athfal Kabupaten Cirebon Gelar Beragam Lomba

    Lewat Semarak Milad ke-107, Aisyiyah Bustanul Athfal Kabupaten Cirebon Gelar Beragam Lomba

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Semarak Milad TK Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) ke-107 berjalan meriah dan penuh riang gembira, Sabtu (9/5) di Kampus UMMADA Cirebon. Kegiatan tersebut diikuti 120 peserta dari TK ABA se-Kabupaten Cirebon dengan beragam perlombaan seperti lomba MHQ, Adzan, Menyanyi Lagu Islami dan Menggambar. Minggu (10/6/2026). Hadir dalam kesempatan tersebut Ketua dan Pengurus Daerah Muhammadiyah […]

  • cirebon-pemkot

    Pasar Pagi Cirebon Bakal Berwajah Baru, Pemkot Siapkan Pusat Kuliner dan Oleh-oleh

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Pasar Pagi Cirebon Bakal Berwajah Baru, Pemkot Siapkan Pusat Kuliner dan Oleh-oleh | Pemerintah Kota Cirebon terus menyiapkan langkah penataan dan revitalisasi kawasan Pasar Pagi sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi masyarakat. Upaya tersebut dilakukan untuk mengembalikan daya tarik Pasar Pagi sekaligus menjadikannya bagian penting dari kawasan wisata dan perdagangan yang terhubung dengan […]

  • cirebon

    Tokoh Pemuda dan Warga Apresiasi FKSM: “Tidak Ada Kota Kreatif Tanpa Arsip”

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Tokoh Pemuda dan Warga Apresiasi FKSM: “Tidak Ada Kota Kreatif Tanpa Arsip” | Gelombang apresiasi mengalir dari warga dan tokoh pemuda setelah Festival Komunitas Seni Media (FKSM) 2025 yang berlangsung di Pelabuhan Pelindo Cirebon sukses menarik ribuan pengunjung selama tujuh hari, pada 17–23 November 2025. Euforia kreatif itu bahkan berlanjut melalui perhelatan musik […]

  • cirebon-metropolitan

    Rayakan Imlek dengan Chinese Set Menu Spesial di Swiss-Belhotel Cirebon

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | Rayakan Imlek dengan Chinese Set Menu Spesial di Swiss- Belhotel Cirebon – Dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2025, Swiss-Belhotel Cirebon mempersembahkan Chinese Set Menu istimewa dengan pilihan harga beragam mulai dari Paket menu Silver IDR 880,000, Paket Gold IDR 1.080.000, dan Paket Diamond IDR 1.680.000 , masing-masing paket dapat dinikmati oleh 6 […]

  • CIREBON

    Peningkatan Kesehatan Keluarga melalui Pengelolaan Penyakit Diabetes Melitus di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Peningkatan Kesehatan Keluarga melalui Pengelolaan Penyakit Diabetes Melitus di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon | Diabetes Melitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan angka kejadian yang terus meningkat di Indonesia, termasuk di Kota Cirebon. Penanganan penyakit ini tidak hanya sebatas pada aspek medis, tetapi juga menyangkut edukasi, psikososial, serta […]

expand_less