Daop 3 Cirebon Catat Tren Positif: Hampir 22 Ribu Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Sepanjang 2025
- visibility 21

CIREBON
CIREBONMETROPOLITAN.COM – Daop 3 Cirebon Catat Tren Positif: Hampir 22 Ribu Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Sepanjang 2025 | Selama sepanjang tahun 2025, layanan kereta api kembali menunjukkan daya tariknya tidak hanya bagi wisatawan domestik tetapi juga turis dari luar negeri. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 Cirebon, tercatat 21.760 penumpang mancanegara menggunakan moda transportasi kereta api jarak jauh yang berangkat atau tiba melalui stasiun-stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon. Angka ini menunjukkan kepercayaan wisatawan asing yang terus meningkat terhadap kenyamanan dan kualitas layanan kereta api di Indonesia.
Wisatawan Mancanegara Kian Melirik Kereta Api sebagai Pilihan Transportasi : Menurut Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, peningkatan jumlah turis asing yang memakai kereta api mencerminkan tren positif dan menunjukkan bahwa kereta api kini menjadi alternatif utama untuk menjelajahi Indonesia, khususnya Pulau Jawa. Selama periode Januari hingga Desember 2025, berbagai penumpang internasional memanfaatkan konektivitas jaringan KA untuk mencapai kota-kota besar serta destinasi wisata populer yang tersebar di berbagai wilayah.
“Meningkatnya jumlah wisatawan asing yang memilih kereta api bukan hanya sekadar angka statistik, tetapi juga merupakan pertanda bahwa layanan kami semakin dipercaya oleh turis dari berbagai negara,” ujar Muhibbuddin dalam keterangan resminya.
Rute dan Kereta Favorit Wisatawan Asing : Data dari Daop 3 Cirebon menunjukkan bahwa mayoritas wisatawan mancanegara tidak hanya sekadar menggunakan kereta api untuk perjalanan dari dan ke Cirebon, tetapi juga memanfaatkan moda transportasi ini untuk melanjutkan perjalanan ke sejumlah kota tujuan lain. Beberapa tujuan favorit wisatawan asing antara lain adalah: Semarang (pusat budaya dan sejarah) – Yogyakarta (kota wisata ikonik dengan warisan budaya yang kuat) – (Solo) kota batik dan seni tradisional – Surabaya (kota metropolitan di Jawa Timur) – Bandung (tujuan wisata belanja dan kuliner) – Jakarta (sebagai salah satu pusat bisnis dan wisata urban) – Banyuwangi (gerbang menuju keindahan alam Pulau Jawa bagian timur).
Kereta api jarak jauh yang paling sering digunakan oleh wisatawan asing adalah KA Ranggajati (rute Cirebon–Surabaya Gubeng–Jember), KA Cakrabuana (rute Gambir–Cirebon–Purwokerto), serta KA Gunung Jati (rute Gambir–Cirebon–Semarang). Tiap kereta ini menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda-beda, baik dari sisi panorama alam, tingkat kenyamanan, maupun konektivitas ke berbagai destinasi wisata.
Faktor Pendukung Kenaikan Wisatawan Asing : Beberapa faktor disebut sebagai alasan utama meningkatnya minat wisatawan asing menggunakan kereta api di wilayah Cirebon dan sekitarnya: – Kualitas layanan: Kereta api dipandang memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan cukup tepat waktu dibandingkan opsi transportasi lain. | – Kemudahan Pemesanan Tiket: Sistem pemesanan tiket melalui aplikasi seperti Access by KAI yang tersedia dalam bahasa internasional memudahkan wisatawan asing untuk membeli tiket secara online tanpa hambatan Bahasa | – Konektivitas Jaringan: Jaringan kereta api yang luas menyentuh banyak pusat kota dan destinasi wisata menjadikan moda ini pilihan yang efisien bagi turis yang ingin mengeksplorasi banyak tempat dalam satu perjalanan. | – Pengalaman Budaya yang Otentik: Selain sebagai alat transportasi, kereta api juga memberi kesempatan kepada wisatawan asing berinteraksi langsung dengan budaya lokal — baik di stasiun maupun sepanjang perjalanan — sehingga memberikan pengalaman yang berbeda dibandingkan perjalanan udara atau darat lainnya.
KAI Lebih dari Sekadar Moda Transportasi : Fenomena meningkatnya minat turis mancanegara menggunakan layanan kereta api bukan hanya terjadi di wilayah Daop 3 Cirebon saja. Secara nasional, tren ini juga tercatat di berbagai daerah lain di Indonesia, menunjukkan bahwa kereta api semakin dipilih sebagai moda transportasi yang memberikan kenyamanan sekaligus pengalaman unik dalam menjelajahi negara ini.
Pencapaian angka hampir 22 ribu wisatawan asing yang memakai layanan kereta api di Cirebon sepanjang 2025 mendorong optimisme bahwa sektor transportasi berbasis rel dapat terus berperan aktif dalam mendukung pertumbuhan pariwisata nasional. Dengan terus memperbaiki kualitas layanan, memperluas konektivitas, serta mempermudah akses bagi wisatawan mancanegara, potensi kereta api sebagai magnet baru dalam dunia pariwisata Indonesia diyakini akan semakin meningkat di tahun-tahun mendatang.
- Penulis: CIREBON METROPOLITAN







