SPPG Pangenan Ender Perketat Standar Higienitas Dapur MBG
- visibility 16

CIREBON
CIREBONMETROPOLITAN.COM – SPPG Pangenan Ender Perketat Standar Higienitas Dapur MBG | Upaya menjaga keamanan pangan terus diperkuat oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangenan Ender, Kabupaten Cirebon. Dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dapur ini mengandalkan teknologi oven pengering sebagai metode tambahan untuk memastikan seluruh wadah makan benar-benar steril sebelum digunakan, Minggu (5/4/2026).
Cegah Kontaminasi Bakteri dengan Teknologi Oven : Tidak hanya mengandalkan pencucian konvensional, setiap ompreng yang telah dibersihkan dengan air panas wajib melalui proses pengeringan menggunakan oven khusus. Langkah ini dinilai efektif untuk meminimalisasi risiko kontaminasi bakteri yang dapat membahayakan kesehatan penerima manfaat.
Kepala SPPG Ender, Rahmat, menegaskan bahwa penerapan teknologi tersebut merupakan bagian dari komitmen dalam menjaga kualitas layanan. “Kami ingin memastikan seluruh proses berjalan aman. Setelah dicuci, wadah tidak langsung digunakan, tetapi harus melalui oven agar benar-benar steril,” ujarnya.
Sistem Air Berlapis untuk Keamanan Pangan : Selain fokus pada sterilisasi wadah, dapur SPPG Ender juga menerapkan sistem pengelolaan air yang ketat. Air yang digunakan untuk mencuci bahan mentah telah melalui proses penyaringan berlapis, sementara untuk memasak digunakan air dengan teknologi Reverse Osmosis (RO) guna menjamin kualitas yang lebih higienis.
Langkah tersebut diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap potensi paparan bakteri berbahaya seperti E. coli dan Bacillus, yang kerap menjadi penyebab gangguan kesehatan akibat makanan yang tidak higienis, terutama dalam produksi skala besar.
Produksi Massal Tetap Utamakan Kebersihan : Meski melayani ribuan porsi setiap hari—mencapai 3.309 paket makanan untuk siswa dari tingkat PAUD hingga SMA—standar kebersihan tetap dijaga secara ketat. Sebanyak 47 relawan dapur diwajibkan mengenakan perlengkapan pelindung diri lengkap, mulai dari penutup kepala, masker, sarung tangan, hingga alas kaki khusus.
Ahli Gizi SPPG Ender, Ade Yulianingsih, menjelaskan bahwa keamanan pangan berjalan beriringan dengan pemenuhan kebutuhan nutrisi. “Setiap menu dirancang dengan memperhitungkan kebutuhan kalori dan gizi seimbang, sehingga anak-anak mendapatkan asupan yang tepat untuk mendukung aktivitas belajar,” ungkapnya.
Menuju Standar Legalitas dan Sertifikasi : Saat ini, SPPG Ender telah mengantongi sertifikasi halal dan tengah menunggu penyelesaian Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS) dari dinas kesehatan setempat. Sertifikasi tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat standar operasional dapur.
Dengan penerapan teknologi dan prosedur higienitas yang ketat, SPPG Pangenan Ender berupaya menjadi contoh dapur MBG yang tidak hanya mampu memenuhi target produksi, tetapi juga menjamin keamanan dan kualitas makanan bagi para siswa.
Baca Juga :
Kapolresta Cirebon Ikuti Napak Tilas Hari Jadi ke-544, Teguhkan Sinergi dan Pelestarian Sejarah
- Penulis: CIREBON METROPOLITAN







