Info Terkini
light_mode
Beranda » WISATA » Kota Cirebon Raih Penghargaan Kampung Wisata Proklim Terbaik Jawa Barat 2025

Kota Cirebon Raih Penghargaan Kampung Wisata Proklim Terbaik Jawa Barat 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – Kota Cirebon Raih Penghargaan Kampung Wisata Proklim Terbaik Jawa Barat 2025 | Pemerintah Kota Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Kota Cirebon berhasil meraih penghargaan sebagai Kampung Wisata Proklim – Desa Wisata Terbaik dalam program Gapura Sapta Pesona (Gerakan Penataan dan Peningkatan Kapasitas SDM Pariwisata). Prestasi ini bukan sekadar simbol pengakuan seremonial, namun menjadi bukti nyata atas keseriusan pemerintah daerah dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, serta berbasis pada pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, kepada Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, dalam kegiatan Rapat Koordinasi TPPPS Provinsi Jawa Barat dan Aksi Stunting Award Tahun 2025. Acara tersebut digelar di Bale Asri PUSDAI Jawa Barat, Kota Bandung, pada Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BKKBN Jawa Barat serta perwakilan dari berbagai instansi pemerintah, lembaga mitra, dan unsur masyarakat sipil yang fokus pada isu pembangunan keluarga, kesehatan, dan sektor pariwisata.

banner 336x280

Melalui rakor tersebut, pemerintah provinsi kembali menegaskan pentingnya intervensi tepat sasaran bagi keluarga dan individu yang menjadi target program TPPPS. Penanganan stunting dipandang sebagai isu multidimensi yang membutuhkan kerja sama lintas sektor. Oleh sebab itu, diperlukan konvergensi antara pemerintah daerah, lembaga, swasta, dan masyarakat untuk memastikan upaya pencegahan stunting berjalan lebih efektif dan merata di seluruh wilayah Jawa Barat.

Dalam konteks inilah, pendekatan pembangunan yang menyeluruh menjadi sangat penting. Pemerintah provinsi menyoroti bahwa isu stunting tidak hanya terkait dengan aspek gizi atau kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan kondisi lingkungan, pola hidup keluarga, serta kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi daerah. Maka dari itu, sektor pariwisata—khususnya desa wisata—dipandang memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program kampung wisata yang dikelola dengan baik dinilai dapat memberikan dampak positif pada ekonomi warga, membuka akses pendidikan informal, hingga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat.

Keterkaitan antara program pencegahan stunting dan pengelolaan desa wisata kini menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian. Desa wisata yang mampu memberdayakan masyarakat, menciptakan lingkungan yang bersih, serta mendorong pola hidup sehat dinilai lebih layak menjadi percontohan bagi daerah lain. Oleh sebab itu, keberhasilan Kota Cirebon meraih penghargaan ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak dilakukan secara parsial, melainkan saling terintegrasi antara satu sektor dengan sektor lain.

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, penilaian ini tidak hanya melihat aspek pariwisata, tetapi juga bagaimana desa wisata mampu memberdayakan masyarakat, termasuk dalam edukasi dan penanganan stunting,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa konsep Kampung Wisata Proklim yang dikembangkan oleh Kota Cirebon mengusung isu lingkungan hidup dan keberagaman sebagai fondasi utama. Salah satu kawasan yang menjadi contoh nyata adalah Kampung Keberagaman Merbabu Asih, sebuah wilayah yang unik karena mencerminkan harmonisasi kehidupan masyarakat dengan latar belakang agama yang beragam. Di kampung tersebut dapat ditemukan masjid, gereja, hingga pura yang berdampingan secara damai dan saling menghormati. Nilai toleransi ini menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus memperkuat identitas kampung wisata sebagai ruang inklusif bagi semua kalangan.

“Isu ramah lingkungan dan keberagaman menjadi kekuatan utama kampung wisata ini, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang sehat, indah, dan inklusif bagi masyarakat sekitar,” tutur Wakil Wali Kota. Program kampung wisata tersebut juga mendorong masyarakat untuk mengelola lingkungan dengan bijak, seperti pengelolaan sampah berbasis komunitas, penghijauan, pemanfaatan ruang terbuka hijau, hingga edukasi mengenai mitigasi perubahan iklim bagi anak-anak dan keluarga.

Selain itu, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja kolaboratif berbagai pihak. Pemerintah Kota Cirebon bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, perangkat daerah terkait, hingga kelompok masyarakat telah bekerja keras sepanjang proses penilaian. Pendampingan yang dilakukan bukan hanya berorientasi pada persyaratan administratif, tetapi juga pada pembinaan langsung kepada warga agar benar-benar memahami konsep wisata berkelanjutan dan dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pemkot Cirebon menegaskan bahwa setiap kampung wisata yang dikembangkan selalu melibatkan masyarakat secara penuh, mulai dari tahap perencanaan, pembentukan kelompok sadar wisata (pokdarwis), hingga pengelolaan kegiatan wisata di lapangan. Dengan cara ini, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemerintah atau pengelola, tetapi juga oleh seluruh warga yang terlibat. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, program ini juga membuka ruang kreativitas bagi warga untuk mengembangkan produk lokal, seni budaya, dan berbagai kegiatan edukasi bagi wisatawan.

Penghargaan yang diterima Kota Cirebon pada tahun 2025 ini menegaskan bahwa pembangunan daerah sudah berada di jalur yang tepat. Sektor kesehatan, pariwisata, dan pemberdayaan sosial tidak berdiri sendiri, tetapi bergerak berdampingan secara terpadu. Kota Cirebon menunjukkan bahwa destinasi wisata tidak hanya dinilai dari keindahan tempatnya, tetapi juga dari nilai keberlanjutan, kesehatan lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat yang terlibat di dalamnya.

Lebih dari sekadar destinasi, kampung wisata Proklim di Kota Cirebon diharapkan menjadi ruang belajar bersama. Masyarakat dapat memperkuat ketahanan keluarga, memperluas pengetahuan lingkungan, serta menanamkan nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah daerah juga berharap bahwa model pengelolaan kampung wisata seperti ini dapat direplikasi di berbagai kampung lain di Cirebon maupun di wilayah Jawa Barat pada umumnya.

Dengan komitmen berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat, Kota Cirebon optimistis dapat terus berkembang menjadi kota yang sehat, ramah lingkungan, inklusif, dan semakin menarik sebagai tujuan wisata unggulan di Jawa Barat.

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • cirebon-polresta

    Kapolresta Cirebon Ikuti Napak Tilas Hari Jadi ke-544, Teguhkan Sinergi dan Pelestarian Sejarah

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Kapolresta Cirebon Ikuti Napak Tilas Hari Jadi ke-544, Teguhkan Sinergi dan Pelestarian Sejarah | Dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-544 Kabupaten Cirebon, Kapolresta Cirebon Imara Utama, S.H., S.I.K., M.H., menghadiri kegiatan napak tilas sejarah dan ziarah ke makam leluhur. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam menelusuri kembali jejak sejarah serta memperkuat nilai-nilai kearifan lokal […]

  • cirebon-pendidikan

    KPM UI BBC Dorong Warga Bojongkulon Manfaatkan Tanaman Herbal di Pekarangan

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – KPM UI BBC Dorong Warga Bojongkulon Manfaatkan Tanaman Herbal di Pekarangan | Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon (UI BBC) yang ditempatkan di Desa Bojongkulon, Kecamatan Susukan, Kabupaten Cirebon, menginisiasi program kerja penanaman Tanaman Obat Keluarga (TOGA). Kegiatan ini digagas sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran warga akan […]

  • CIREBON EVENT

    Konser April & Rhoma Irama Digelar di Stadion Ranggajati

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Konser April & Rhoma Irama Digelar di Stadion Ranggajati Kabupaten Cirebon | Kabupaten Cirebon akan menjadi tuan rumah gelaran musik dangdut berskala nasional melalui Konser April & Rhoma Irama yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat, 7 Februari 2025, bertempat di Stadion Ranggajati, Kabupaten Cirebon. Jumat (30/1/2026). Konser ini diproyeksikan menjadi salah satu agenda hiburan terbesar […]

  • cirebon-metropolitan

    KNPI Kesambi Gelar Akademi Futsal Sebagai Minat Bakat Pemuda

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – DPK KNPI Kesambi Gelar Latihan Rutin Akademi Futsal Sebagai Minat Bakat Pemuda | Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Kecamatan Kesambi memberikan ruang untuk pemuda di wilayah kesambi dalam menyalurkan minat bakatnya di jenis Olahraga Futsal dengan membuka mini Akademi. Agenda ini di laksanakan dalam latihan rutin yang bertempat di […]

  • CIREBON

    Pemkot Cirebon Gencarkan: Gemarikan dan Restocking Perairan untuk Tingkatkan Gizi dan Kelestarian Lingkungan

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Pemkot Cirebon Gencarkan: Gemarikan dan Restocking Perairan untuk Tingkatkan Gizi dan Kelestarian Lingkungan | Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam perairan. Upaya ini diwujudkan melalui dua program strategis, yakni Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dan kegiatan restocking atau penebaran benih […]

  • cirebon-knpi

    KNPI dan DPRD Kota Cirebon Bahas Isu LGBT, Edukasi dan Kajian Regulasi Jadi Fokus

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM –  KNPI dan DPRD Kota Cirebon Bahas Isu LGBT, Edukasi dan Kajian Regulasi Jadi Fokus | Isu Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT) menjadi perhatian dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Cirebon dengan DPRD Kota Cirebon. Rabu (8/10/2026). Dalam pertemuan yang berlangsung di Ruang […]

expand_less