Breaking News
light_mode
Beranda » KOMUNITAS » PKUB Goes to Pesantren, Bedah Buku Kerukunan untuk Merawat Persaudaraan Kebangsaan

PKUB Goes to Pesantren, Bedah Buku Kerukunan untuk Merawat Persaudaraan Kebangsaan

  • visibility 34
banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – PKUB Goes to Pesantren, Bedah Buku Kerukunan untuk Merawat Persaudaraan Kebangsaan | Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) kembali menegaskan peran strategis pesantren sebagai ruang dialog kebangsaan melalui kegiatan PKUB Goes to Pesantren.

Kegiatan ini dikemas dalam bedah buku Kerukunan Umat Beragama karya K.H. M. Adib Abdushomad, M.Ag., M.Pd., Ph.D, yang juga menjabat sebagai Kepala PKUB.

banner 336x280

Bedah buku tersebut digelar di Pondok Pesantren Gedongan, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (19/12/2025).

Acara ini menjadi refleksi sosial-religius untuk memperkuat nilai toleransi dan merawat persaudaraan kebangsaan di tengah keberagaman Indonesia.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Haul Pondok Pesantren Gedongan yang akan digelar pada 7 Februari 2026. Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan peringatan Hari Santri, dilanjutkan sosialisasi Ideologi Pancasila bersama BPIP, serta program PKUB Goes to Pesantren.

Diskusi buku dipandu oleh Kyai Afif Yahya Aziz, S.H., dengan menghadirkan lima narasumber dari lintas latar belakang. Mereka adalah sesepuh ponpes Gedongan K.H. Abubakar Muhtarom, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Philip Kuntjoro Widjaja Ketua Umum Permabudhi, Ketua Yayasan Fahmina, K.H. Husein Muhammad, serta Ketua FKUB Drs. K.H. Wawan Arwani Amin, M.A.

Kepala PKUB, K.H. M. Adib Abdushomad, menjelaskan bahwa buku tersebut merupakan kumpulan refleksi, pengalaman lapangan, serta gagasan yang ia tulis selama menjalankan tugas negara. Tulisan-tulisan yang sebelumnya dimuat di berbagai media nasional dan internasional, seperti Kompas dan The Jakarta Post, dirangkum menjadi satu buku sebagai upaya dokumentasi pemikiran tentang kerukunan.

“Pesantren adalah ruang yang tepat untuk membicarakan perubahan dan merawat kerukunan. Dari pesantren, nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan bisa ditanamkan kepada generasi muda,” ungkap Adib.

Ia menekankan bahwa kerukunan bukan sekadar konsep, tetapi harus terus diupayakan melalui kebijakan, praktik sosial, dan pendidikan. Menurutnya, cinta kepada sesama manusia harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan bangsa.

Sementara itu, K.H. Husein Muhammad menilai buku tersebut penting karena berbasis pengalaman nyata. Menurutnya, pengalaman adalah sumber pengetahuan yang otentik dan menjadi pelajaran berharga agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah.

“Lebih baik memelihara kerukunan sebelum konflik terjadi, daripada menyesal setelah konflik pecah,” ujarnya.

Pendapat senada disampaikan Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. Ia menyebut buku ini tidak hanya berbicara teori, tetapi juga praktik nyata di lapangan. Dari pengalaman panjang bangsa Indonesia, kerukunan terbukti menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial dan keberagaman.

Ketua Umum Permabudhi, Prof. Dr. Philip Kuntjoro Widjaja, menyoroti pentingnya peran forum-forum kerukunan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia menilai Indonesia memiliki modal sosial yang kuat untuk menjadi contoh dunia dalam membangun harmoni antarumat beragama.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Cirebon, Drs. K.H. Wawan Arwani Amin, M.A., menegaskan bahwa Kabupaten Cirebon merupakan contoh nyata wilayah yang rukun dalam keberagaman. Ia menyinggung sejarah panjang toleransi di Cirebon, mulai dari masa Sunan Gunung Jati hingga praktik kehidupan sosial lintas agama yang masih terjaga hingga kini.

“Islam memang mayoritas di Cirebon, tetapi Islam yang tumbuh adalah Islam yang ramah dan tidak melukai. Itulah yang membuat kerukunan tetap terjaga,” katanya.

Melalui kegiatan PKUB Goes to Pesantren ini, PKUB berharap pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga laboratorium sosial dalam merawat toleransi, memperkuat persaudaraan, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • CIREBON WISATA

    Talaga Langit Hadirkan Promo 12.12, Tiket Rp12 Ribu di Bulan Desember

    • visibility 89
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Talaga Langit Hadirkan Promo 12.12, Tiket Rp12 Ribu di Bulan Desember | CIREBON – Menjelang penghujung tahun 2025, destinasi wisata Talaga Langit di Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu, Kabupaten Cirebon, menghadirkan promo spesial bertajuk 12.12 untuk seluruh pengunjung. Minggu (23/11/2025). Pada 12 Desember 2025, wisatawan dapat menikmati seluruh fasilitas Talaga Langit hanya dengan tiket […]

  • cirebon-metropolitan

    Rayakan Imlek dengan Chinese Set Menu Spesial di Swiss-Belhotel Cirebon

    • visibility 190
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | Rayakan Imlek dengan Chinese Set Menu Spesial di Swiss- Belhotel Cirebon – Dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2025, Swiss-Belhotel Cirebon mempersembahkan Chinese Set Menu istimewa dengan pilihan harga beragam mulai dari Paket menu Silver IDR 880,000, Paket Gold IDR 1.080.000, dan Paket Diamond IDR 1.680.000 , masing-masing paket dapat dinikmati oleh 6 […]

  • cirebon-timur

    Upaya Pemekaran CDOB Cirebon Timur Tunjukkan Progres Positif, FCTM Bahas Rencana Pembangunan Tugu Titik Nol

    • visibility 30
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Upaya Pemekaran CDOB Cirebon Timur Tunjukkan Progres Positif, FCTM Bahas Rencana Pembangunan Tugu Titik Nol | Upaya pemekaran wilayah melalui pembentukan Calon Daerah Otonom Baru (CDOB) Cirebon Timur (Cirtim) terus menunjukkan progres positif. Hal tersebut terungkap dalam rapat persiapan agenda halal bihalal dan konsolidasi Forum Cirebon Timur Mandiri (FCTM). Ketua FCTM, KH Taufikurahman […]

  • CIREBON

    Sekjen Herman Khaeron Hadiri Pagelaran Wayang Kulit di Keraton Kanoman, Dukung Pelestarian Budaya Cirebon

    • visibility 102
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Sekjen Herman Khaeron Hadiri Pagelaran Wayang Kulit di Keraton Kanoman, Dukung Pelestarian Budaya Cirebon | CIREBON – Di tengah agenda politik dan kesibukan yang padat, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrat, Herman Khaeron, menyempatkan diri hadir dalam pagelaran Wayang Kulit Sapa Budaya di Keraton Kanoman Cirebon, Sabtu malam (15/11/2025) Kehadirannya mendampingi sang istri, dr. […]

  • cirebon-metropolitan

    Ustadz Cahyadi Takariawan Penulis Nasional Beri Motivasi di Acara Silaturahim dan Launching Komunitas Literasi Santri “Dilapetang”

    • visibility 125
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | Ustadz Cahyadi Takariawan Penulis Nasional Beri Motivasi di Acara Silaturahim dan Launching Komunitas Literasi Santri “Dilapetang” –  SMP IT-MA Pesantren al-Quran di Kayuwalang, Kota Cirebon, Jawa Barat, mengadakan acara silaturahim sekaligus launching Komunitas Literasi Santri “Dilapetang.” Acara ini dihadiri oleh banyak kalangan, termasuk tokoh-tokoh literasi dan santri-santri dari pesantren tersebut. Ustadz Agus Talik, M.Pd., […]

  • cirebon

    Mantan Pekerja Migran Korea, Santri Asal Cirebon Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Broiler di Gagasari

    • visibility 89
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Mantan Pekerja Migran Korea, Santri Asal Cirebon Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Broiler di Gagasari | Seorang mantan pekerja migran Indonesia di Korea Selatan yang juga merupakan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Gedongan, Kabupaten Cirebon, kini berhasil mengembangkan usaha peternakan ayam broiler di Desa Gagasari, Gebang, wilayah yang berbatasan langsung dengan lingkungan Ponpes Gedongan, Cirebon. […]

expand_less