Breaking News
light_mode
Beranda » KOMUNITAS » PKUB Goes to Pesantren, Bedah Buku Kerukunan untuk Merawat Persaudaraan Kebangsaan

PKUB Goes to Pesantren, Bedah Buku Kerukunan untuk Merawat Persaudaraan Kebangsaan

  • visibility 18
banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – PKUB Goes to Pesantren, Bedah Buku Kerukunan untuk Merawat Persaudaraan Kebangsaan | Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) kembali menegaskan peran strategis pesantren sebagai ruang dialog kebangsaan melalui kegiatan PKUB Goes to Pesantren.

Kegiatan ini dikemas dalam bedah buku Kerukunan Umat Beragama karya K.H. M. Adib Abdushomad, M.Ag., M.Pd., Ph.D, yang juga menjabat sebagai Kepala PKUB.

banner 336x280

Bedah buku tersebut digelar di Pondok Pesantren Gedongan, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (19/12/2025).

Acara ini menjadi refleksi sosial-religius untuk memperkuat nilai toleransi dan merawat persaudaraan kebangsaan di tengah keberagaman Indonesia.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Haul Pondok Pesantren Gedongan yang akan digelar pada 7 Februari 2026. Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan peringatan Hari Santri, dilanjutkan sosialisasi Ideologi Pancasila bersama BPIP, serta program PKUB Goes to Pesantren.

Diskusi buku dipandu oleh Kyai Afif Yahya Aziz, S.H., dengan menghadirkan lima narasumber dari lintas latar belakang. Mereka adalah sesepuh ponpes Gedongan K.H. Abubakar Muhtarom, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Philip Kuntjoro Widjaja Ketua Umum Permabudhi, Ketua Yayasan Fahmina, K.H. Husein Muhammad, serta Ketua FKUB Drs. K.H. Wawan Arwani Amin, M.A.

Kepala PKUB, K.H. M. Adib Abdushomad, menjelaskan bahwa buku tersebut merupakan kumpulan refleksi, pengalaman lapangan, serta gagasan yang ia tulis selama menjalankan tugas negara. Tulisan-tulisan yang sebelumnya dimuat di berbagai media nasional dan internasional, seperti Kompas dan The Jakarta Post, dirangkum menjadi satu buku sebagai upaya dokumentasi pemikiran tentang kerukunan.

“Pesantren adalah ruang yang tepat untuk membicarakan perubahan dan merawat kerukunan. Dari pesantren, nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan bisa ditanamkan kepada generasi muda,” ungkap Adib.

Ia menekankan bahwa kerukunan bukan sekadar konsep, tetapi harus terus diupayakan melalui kebijakan, praktik sosial, dan pendidikan. Menurutnya, cinta kepada sesama manusia harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan bangsa.

Sementara itu, K.H. Husein Muhammad menilai buku tersebut penting karena berbasis pengalaman nyata. Menurutnya, pengalaman adalah sumber pengetahuan yang otentik dan menjadi pelajaran berharga agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah.

“Lebih baik memelihara kerukunan sebelum konflik terjadi, daripada menyesal setelah konflik pecah,” ujarnya.

Pendapat senada disampaikan Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. Ia menyebut buku ini tidak hanya berbicara teori, tetapi juga praktik nyata di lapangan. Dari pengalaman panjang bangsa Indonesia, kerukunan terbukti menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial dan keberagaman.

Ketua Umum Permabudhi, Prof. Dr. Philip Kuntjoro Widjaja, menyoroti pentingnya peran forum-forum kerukunan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia menilai Indonesia memiliki modal sosial yang kuat untuk menjadi contoh dunia dalam membangun harmoni antarumat beragama.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Cirebon, Drs. K.H. Wawan Arwani Amin, M.A., menegaskan bahwa Kabupaten Cirebon merupakan contoh nyata wilayah yang rukun dalam keberagaman. Ia menyinggung sejarah panjang toleransi di Cirebon, mulai dari masa Sunan Gunung Jati hingga praktik kehidupan sosial lintas agama yang masih terjaga hingga kini.

“Islam memang mayoritas di Cirebon, tetapi Islam yang tumbuh adalah Islam yang ramah dan tidak melukai. Itulah yang membuat kerukunan tetap terjaga,” katanya.

Melalui kegiatan PKUB Goes to Pesantren ini, PKUB berharap pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga laboratorium sosial dalam merawat toleransi, memperkuat persaudaraan, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • cirebon

    Mantan Pekerja Migran Korea, Santri Asal Cirebon Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Broiler di Gagasari

    • visibility 28
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Mantan Pekerja Migran Korea, Santri Asal Cirebon Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Broiler di Gagasari | Seorang mantan pekerja migran Indonesia di Korea Selatan yang juga merupakan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Gedongan, Kabupaten Cirebon, kini berhasil mengembangkan usaha peternakan ayam broiler di Desa Gagasari, Gebang, wilayah yang berbatasan langsung dengan lingkungan Ponpes Gedongan, Cirebon. […]

  • cirebon-metropolitan

    Kota Cirebon Raih Penghargaan Kampung Wisata Proklim Terbaik Jawa Barat 2025

    • visibility 34
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Kota Cirebon Raih Penghargaan Kampung Wisata Proklim Terbaik Jawa Barat 2025 | Pemerintah Kota Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Kota Cirebon berhasil meraih penghargaan sebagai Kampung Wisata Proklim – Desa Wisata Terbaik dalam program Gapura Sapta Pesona (Gerakan Penataan dan Peningkatan Kapasitas SDM Pariwisata). Prestasi ini bukan sekadar […]

  • CIREBON

    Pemdaprov Jabar Tetapkan UMK dan UMSK di Provinsi Jawa Barat Tahun 2026

    • visibility 25
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – UMK dan UMSK Jawa Barat 2026 Akhirnya Ditetapkan | Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) secara resmi menetapkan Upah Minimum Kabupaten/Kota (UMK) serta Upah Minimum Sektoral Kabupaten/Kota (UMSK) Tahun 2026. Kebijakan ini menjadi perhatian luas masyarakat, khususnya kalangan pekerja dan pengusaha, karena akan mulai berlaku efektif pada 1 Januari 2026. Penetapan tersebut […]

  • cirebon

    Tongkat Komando Kodim 0614/Kota Cirebon Resmi Berpindah Tangan

    • visibility 39
    • 0Komentar
    banner 468x60

    Kota Cirebon – Tongkat Komando Kodim 0614/Kota Cirebon Resmi Berpindah Tangan | Tongkat komando Komando Distrik Militer (Kodim) 0614/Kota Cirebon resmi berpindah tangan. Serah terima jabatan (Sertijab) Komandan Kodim 0614/Kota Cirebon dilaksanakan dengan khidmat di Aula Sunan Gunungjati Korem 063/Sunan Gunungjati, Jalan By Pass Brigjen Darsono, Kota Cirebon, pada Jum’at (10/10/2025). Upacara yang berlangsung dalam […]

  • CIREBON

    Kabupaten Cirebon Siap Terapkan Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta

    • visibility 49
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMERTOPOLITAN – Kabupaten Cirebon Siap Terapkan Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta | Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk menjadi salah satu daerah yang siap menerapkan dua kebijakan pendidikan nasional terbaru, yakni Pembelajaran Mendalam (PM) dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kedua kebijakan ini diharapkan dapat menjadi terobosan penting dalam peningkatan mutu pendidikan dasar, sejalan dengan visi pembangunan […]

  • cirebon-metropolitan

    SMK Keunggulan As Salafiyah Cirebon Melepas Siswa Kelas Industri Siap Kerja

    • visibility 50
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – SMK Keunggulan As Salafiyah Cirebon Melepas Siswa Kelas Industri Siap Kerja | SMK Keunggulan As Salafiyah Cirebon kembali menunjukkan komitmennya dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia kerja. sekolah ini secara resmi melepas siswa-siswi dari kelas industri untuk langsung bekerja di salah satu mitra industri mereka, yakni PT Cipta Mandiri Wirasakti (CMW) […]

expand_less