PNM Dorong 250 Pengusaha Ultra Mikro Naik Kelas Lewat PKU Akbar 2026
- visibility 66

CIREBON
CIREBONMETROPOLITAN.COM – PNM Dorong 250 Pengusaha Ultra Mikro Naik Kelas Lewat PKU Akbar 2026 | PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan pelaku usaha ultra mikro melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Akbar 2026 yang digelar di Gedung Gratia, Kota Cirebon,
Mengusung tema “Olah Rasa, Karya Budaya, dan Literasi Keuangan untuk UMKM Berdaya”, kegiatan ini diikuti sekitar 250 peserta yang mayoritas merupakan perempuan pelaku usaha ultra mikro binaan PNM Mekaar dan PNM ULaMM.
Melalui program tersebut, PNM tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga menghadirkan pendampingan berkelanjutan guna meningkatkan kapasitas usaha, memperluas wawasan kewirausahaan, hingga memperkuat daya saing UMKM lokal.

Pimpinan PNM Cabang Cirebon, Erwin Syafriadi, mengatakan PKU Akbar merupakan bagian dari upaya nyata PNM dalam membantu pelaku usaha kecil agar mampu berkembang dan naik kelas.
“Pendampingan yang kami lakukan bukan sekadar soal modal usaha, tetapi juga bagaimana nasabah mampu mengembangkan produk, memperkuat pemasaran, hingga memahami pentingnya literasi keuangan,” ujarnya.
Kegiatan PKU Akbar diawali dengan penampilan seni budaya khas Cirebon, seperti tari topeng dari Sanggar Sekar Pandan. Selain menjadi hiburan, penampilan tersebut juga menjadi simbol pentingnya pelestarian budaya lokal sebagai bagian dari identitas produk UMKM.
Para peserta juga mengikuti berbagai pelatihan praktis, mulai dari membatik, pembuatan kerajinan topeng, hingga pengolahan kuliner khas Cirebon. Pendekatan ini diharapkan mampu mendorong lahirnya produk usaha yang tidak hanya bernilai ekonomi, tetapi juga memiliki kekuatan budaya lokal.
Tak hanya itu, PNM turut menggandeng sejumlah lembaga untuk memberikan edukasi literasi keuangan kepada peserta. Pegadaian memperkenalkan program tabungan emas, Bank Raya memberikan edukasi transaksi digital dan penggunaan QRIS, sementara BRINS dan BRI Life menyampaikan pentingnya perlindungan asuransi bagi pelaku usaha mikro.
Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Cirebon juga hadir memberikan pemahaman mengenai bahaya pinjaman online ilegal, keamanan transaksi digital, serta pemanfaatan Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK).
Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas konsistensi PNM dalam mendampingi pelaku usaha ultra mikro di Kota Cirebon.
Menurutnya, sektor usaha mikro memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Ketika UMKM berkembang dan naik kelas, maka ekonomi lokal akan semakin kuat. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah dan lembaga pendamping seperti PNM sangat penting untuk menciptakan ekosistem usaha yang sehat dan berkelanjutan,” katanya.
PNM berharap kegiatan PKU Akbar 2026 mampu menjadi ruang pembelajaran sekaligus penguatan mental kewirausahaan bagi para nasabah, khususnya perempuan pelaku usaha ultra mikro agar semakin mandiri, inovatif, dan mampu bersaing di tengah perkembangan ekonomi digital.
Baca Juga :
IKA UGJ Siap Gelar MUBES 2026, Perkuat Persatuan Alumni dan Kontribusi untuk Kampus
- Penulis: CIREBON METROPOLITAN







