Breaking News
light_mode
Beranda » PENDIDIKAN » POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA GELAR PENGABMAS MANAJEMEN DIABETES TIPE 2 BERBASIS MULTIDISIPLINER DI ARGASUNYA CIREBON

POLTEKKES KEMENKES TASIKMALAYA GELAR PENGABMAS MANAJEMEN DIABETES TIPE 2 BERBASIS MULTIDISIPLINER DI ARGASUNYA CIREBON

banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Gelar Pengabmas Manajemen Diabetes Tipe 2 Berbasis Multidisipliner Di Argasunya Cirebon | Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Tasikmalaya melalui Program Studi D.III Keperawatan Cirebon melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Pengabmas) bertema “Manajemen Diabetes Mellitus Tipe-2 Berbasis Multidisipliner Keperawatan” di RW 02 Kelurahan Argasunya, wilayah kerja Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon, pada Kamis, 14 Agustus 2025. 

Kegiatan dibuka secara resmi oleh Ketua RW 02 Kelurahan Argasunya (Bapak Budi WL.), dihadiri oleh Kepala Puskesmas Sitopeng (dr. H. Eko Dewantoro), Penanggung Jawab program dari pihak Puskesmas (Suhartati, S.Kep, Ns) serta Ketua Posbindu (Bapak Ade Koswara). Mereka menyambut baik inisiatif ini sebagai upaya nyata menekan angka kasus diabetes di wilayahnya.

banner 336x280

Program ini bertujuan memberikan intervensi terpadu untuk pencegahan dan pengelolaan diabetes melitus tipe 2 dengan melibatkan keluarga dan masyarakat. Seluruh bidang keilmuan keperawatan diterapkan, mulai dari Keperawatan Medikal Bedah, Keperawatan Anak, Keperawatan Maternitas, Keperawatan Jiwa, Keperawatan Gerontik, hingga Keperawatan Keluarga.

Ketua tim pengabmas, Edi Ruhmadi, S.Kep., Ns., M.Kes., menjelaskan bahwa kegiatan ini menyasar semua kelompok usia, mulai anak-anak, ibu hamil, hingga lansia. “Kami ingin masyarakat sadar akan pentingnya pencegahan dan penanganan dini diabetes, tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga dari sisi psikologis dan dukungan keluarga,” ujarnya.

Kegiatan diawali dengan koordinasi bersama pihak Kelurahan Argasunya dan Puskesmas Sitopeng Kota Cirebon. Selanjutnya dilakukan edukasi di berbagai bidang, seperti pemeriksaan kadar gula darah, penyuluhan pola makan sehat untuk anak, edukasi pencegahan diabetes gestasional bagi ibu hamil, konseling psikologis untuk pasien diabetes, hingga pelatihan perawatan mandiri di rumah bagi keluarga penderita.

Sebanyak 17 peserta hadir dalam kegiatan ini. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta setelah pemberian edukasi, yaitu dari rata-rata Tingkat pengetahuan cukup (score: 64) sebelum edukasi meningkat menjadi katagori baik (score: 82 ) setelah edukasi. Selain edukasi, tim juga melakukan pemeriksaan gula darah dan tekanan darah. Hasil pemeriksaan menunjukkan: Kadar Gula Darah: 47% peserta dalam batas normal dan 53% berada di atas normal. Tekanan Darah: 6% normal, 24% pra-hipertensi, dan 70% mengalami hipertensi. Temuan ini menunjukkan perlunya pemantauan rutin karena diabetes sering disertai tekanan darah tinggi, yang dapat meningkatkan risiko komplikasi makro dan mikro vaskular.

Tim dosen yang terlibat antara lain Agus Nurdin, SKp., M.Kep.; Ati Siti Rochayati, SKM., M.Kes.; Ns. Ayu Yuliani S., S.Kep., M.Kep., Sp.Kep.An.; Ns. Omay Rohmana, S.Kep., Ns., M.Kep.; Dr. Dwi Putri P., SPd., S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.Jiwa; dan Santi Wahyuni, SKp., M.Kep., Sp.Mat. Kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa tingkat III Keperawatan, yaitu Abdurrohman Azzami, Adelia Salsabillah, Agil Alamsyah, dan Aini Aimatul Farida, yang berperan membantu pelaksanaan, dokumentasi, serta evaluasi program.

Menurut Agus Nurdin, masih banyak warga yang menganggap masih banyak warga yang menganggap gejala seperti sering haus, sering buang air kecil, dan sering merasa lapar sebagai hal biasa. “Padahal, tiga tanda tersebut merupakan gejala awal diabetes. Jika diabaikan, kondisi ini bisa berkembang menjadi komplikasi serius,” ungkapnya.

Sementara itu, Santi Wahyuni yang memberikan materi tentang pencegahan diabetes gestasional menekankan pentingnya menjaga pola makan sehat dan aktivitas fisik selama kehamilan. “Ibu hamil perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang, membatasi gula, dan rutin melakukan aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki atau senam hamil. Ini tidak hanya mencegah diabetes gestasional, tetapi juga mendukung tumbuh kembang janin dan mempersiapkan persalinan yang lebih lancar,” jelasnya.

Program ini diharapkan menjadi model baru pengelolaan diabetes di tingkat komunitas yang dapat direplikasi di wilayah lain. “Dengan pendekatan multidisipliner dan pemberdayaan keluarga, kita optimis bisa menekan angka kasus diabetes di Cirebon,” pungkas Edi.

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • CIREBON

    Pekan Seni Jiwan 2025 Meriah, Lomba Tari Jaipong Hadirkan Talenta Terbaik Cirebon

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Pekan Seni Jiwan 2025 Meriah, Lomba Tari Jaipong Hadirkan Talenta Terbaik Cirebon | Panggung utama Pekan Seni Jiwan 2025 menjadi pusat perhatian masyarakat ketika Lomba Tari Jaipong digelar dengan sangat meriah. Sabtu (2/11/2025). Deretan penampil berbakat dari berbagai sanggar di Cirebon tampil memukau, mulai dari kategori tunggal hingga grup. Panitia acara, Ikhwan, menegaskan […]

  • cirebon-menbud

    Kunjungan Menbud ke Keraton Kasepuhan dan Rencana Transformasi Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang Jadi Taman Budaya

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Kunjungan Menbud ke Keraton Kasepuhan dan Rencana Transformasi Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang Jadi Taman Budaya | Menteri Kebudayaan Republik Indonesia, Fadli Zon, melakukan kunjungan ke Keraton Kasepuhan Cirebon dan Gedung Kesenian Nyi Mas Rarasantang Cirebon. Sabtu (4/4/2026). Kunjungan tersebut dilakukan sebagai upaya penguatan ekosistem kebudayaan daerah dan percepatan transformasi infrastruktur budaya berbasis […]

  • cirebon-nasdem

    NasDem Cirebon Kukuhkan Pengurus DPC dan Gelar Rakerda, Targetkan Kemenangan Politik 2029

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – NasDem Cirebon Kukuhkan Pengurus DPC dan Gelar Rakerda, Targetkan Kemenangan Politik 2029 | Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai NasDem Kabupaten Cirebon resmi mengukuhkan seluruh pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) tingkat kecamatan se-Kabupaten Cirebon. Minggu (15/2/2026). Prosesi pelantikan ini dirangkaikan dengan Rapat Kerja Daerah (Rakerda) guna menyusun strategi penguatan struktur partai dan program kerja […]

  • Mahasiswa KKN IPB Memajukan Potensi Lokal Kelurahan Gegunung Dengan Menghadirkan Solusi Inovatif

    Mahasiswa KKN IPB Memajukan Potensi Lokal Kelurahan Gegunung Dengan Menghadirkan Solusi Inovatif

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | Mahasiswa KKN IPB Hadir dengan Solusi Inovatif untuk Memajukan Potensi Lokal Kelurahan Gegunung – Kuliah Kerja Nyata Tematik Institut Pertanian Bogor (KKN-Tematik IPB) adalah suatu bentuk pembelajaran yang diberikan kepada mahasiswa S1 Institut Pertanian Bogor dengan tujuan menerapkan salah satu fungsi utama perguruan tinggi, yaitu pengabdian masyarakat dalam berbagai aspek kehidupan bersosial. Kuliah […]

  • cirebon-metropolitan

    Ponpes Husnul Khotimah Meresmikan Pelantikan Pengurus Baru ISLAH Pusat

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPILITAN.COM | Ponpes Husnul Khotimah Meresmikan Pelantikan Pengurus Baru ISLAH Pusat – Pada Sabtu (9/3/2024) siang, Pondok Pesantren (Ponpes) Husnul Khotimah di Kuningan, Jawa Barat, menjadi saksi dari momen bersejarah dengan dilantiknya Ikatan Silaturrahim Alumni Husnul Khotimah (ISLAH) Periode IX – Masa Khidmat 2023-2028. Acara yang penuh makna ini juga menandai peresmian Kantor Sekretariat ISLAH, sebuah […]

  • CIREBON

    Antara Kasih Sayang dan Ketegasan: Refleksi Pemerhati Pendidikan atas Kasus Guru di Lebak

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN – Antara Kasih Sayang dan Ketegasan: Refleksi Pemerhati Pendidikan atas Kasus Guru di Lebak | Pemerhati pendidikan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Akmala Sabila, Dr. KH. Muhamad Habib Khaerussani, M.Pd., menyoroti peristiwa di SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, yang sempat viral karena seorang kepala sekolah menampar siswanya yang kedapatan merokok di area sekolah. Menurut […]

expand_less