Breaking News
light_mode
Beranda » PENDIDIKAN » Antara Kasih Sayang dan Ketegasan: Refleksi Pemerhati Pendidikan atas Kasus Guru di Lebak

Antara Kasih Sayang dan Ketegasan: Refleksi Pemerhati Pendidikan atas Kasus Guru di Lebak

  • visibility 73
banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN – Antara Kasih Sayang dan Ketegasan: Refleksi Pemerhati Pendidikan atas Kasus Guru di Lebak | Pemerhati pendidikan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Akmala Sabila, Dr. KH. Muhamad Habib Khaerussani, M.Pd., menyoroti peristiwa di SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, yang sempat viral karena seorang kepala sekolah menampar siswanya yang kedapatan merokok di area sekolah.

Menurut Habib, peristiwa itu tak bisa dilihat hitam putih. Ia menilai, di balik tamparan seorang guru, bisa tersimpan niat mendidik yang lahir dari rasa tanggung jawab moral terhadap masa depan siswanya.

banner 336x280

“Saya tidak membenarkan kekerasan. Tapi kita juga jangan terburu-buru menuduh setiap tindakan keras sebagai bentuk kekerasan fisik. Kadang, tamparan itu bukan karena benci, tapi karena cinta yang kecewa,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (17/10/2025).

Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Laboratorium Moral
Habib menegaskan, sekolah sejatinya bukan hanya ruang transfer ilmu pengetahuan, tetapi laboratorium moral tempat anak belajar membedakan benar dan salah.

Ia menilai, tindakan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Dini Pitri, yang menegur siswa berinisial ILP karena merokok, sebenarnya lahir dari keinginan menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab. Hanya saja, cara penyampaiannya perlu terus disempurnakan agar tidak menimbulkan salah tafsir.

“Guru itu bukan sekadar pengajar, tapi murabbi — pembimbing jiwa. Menegur murid yang melanggar aturan adalah bagian dari mendidik karakter. Hanya saja, zaman sekarang sensitif. Satu tamparan bisa viral, satu kata ‘goblok’ bisa dipotong dari konteks,” katanya.

Antara Ketegasan dan Kekerasan
Menurutnya, publik perlu membedakan antara kekerasan dan ketegasan.
Kekerasan lahir dari amarah, sementara ketegasan lahir dari kasih sayang yang ingin memperbaiki.

“Guru menegur murid yang salah bukan karena ingin mempermalukan, tapi karena ingin menyelamatkan masa depannya. Namun, guru pun manusia. Kadang khilaf, kadang lelah. Maka refleksi dan mediasi sangat penting,” tutur Habib.

Ia juga mengapresiasi langkah Gubernur Banten Andra Soni yang mempertemukan Kepala Sekolah dan siswanya untuk berdamai. Menurutnya, proses saling memaafkan itu justru menjadi bagian penting dari pendidikan karakter — bagi murid maupun guru.

Pendidikan Harus Seimbang: Cinta dan Ketegasan
Buya Habib melihat, kasus di SMAN 1 Cimarga mencerminkan tantangan besar dunia pendidikan Indonesia: menjaga keseimbangan antara pendekatan humanis dan penegakan disiplin.

“Kita ingin pendidikan yang ramah anak, tapi juga tetap berwibawa. Jangan sampai sekolah kehilangan otoritasnya karena takut salah menegur. Namun cara menegur juga harus penuh hikmah — bukan tangan yang menampar, tapi kata yang menampar kesadaran,” jelasnya.

Menurutnya, guru perlu didukung untuk mendidik dengan hati, sementara murid juga harus belajar menghargai ketegasan sebagai bagian dari proses tumbuh.

Habib menilai, penyelesaian damai antara Kepala Sekolah dan siswa di Lebak menjadi contoh baik bahwa pendidikan tidak selalu tentang siapa yang salah, tetapi bagaimana memperbaiki yang salah dengan hati.

“Pendidikan sejati adalah keseimbangan antara cinta dan ketegasan. Di tangan guru yang bijak, bahkan tamparan pun bisa menjadi pelukan — pelukan yang membangunkan kesadaran, bukan menyakiti perasaan,” pungkasnya. (*)

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • CIREBON 01

    BUMDes Bio Merpati Kembangkan Pertanian Hydroponik Sebagai Strategi Fiskal Desa Perkuat Kemandirian Ekonomi

    • visibility 62
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – BUMDes Bio Merpati Kembangkan Pertanian Hydroponik Sebagai Strategi Fiskal Desa Perkuat Kemandirian Ekonomi | Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bio Merpati Desa Karangsuwung, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kemandirian desa melalui pengembangan sektor pertanian berbasis teknologi. Penanaman berbagai jenis sayuran, buah-buahan, hingga tanaman bernilai ekonomis terus digencarkan sebagai bagian […]

  • cirebon

    Dusun Mahkota: Cafe Bernuansa Tropical Garden Siap Jadi Ikon Baru Cirebon Timur

    • visibility 62
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Dusun Mahkota: Cafe Bernuansa Tropical Garden Siap Jadi Ikon Baru Cirebon Timur | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas masyarakat Cirebon Timur, sebuah oase baru tengah dipersiapkan untuk menyambut para pencinta kuliner dan pecinta tempat nongkrong berkonsep alami. Namanya Cafe Dusun Mahkota, sebuah tempat yang menggabungkan keindahan taman tropis dengan sentuhan budaya lokal yang kuat, berada […]

  • cirebon-metropolitan

    Rayakan Liburan Natal Penuh Kehangatan dengan Paket Christmas Dining dan Yule Log Cake Swiss-Belhotel Cirebon

    • visibility 77
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | Swiss-Belhotel Cirebon Rayakan Liburan Natal yang Penuh Kehangatan dengan Paket Christmas Dining dan Yule Log Cake – Swiss-Belhotel Cirebon sambut natal dengan penawaran spesial liburan dengan pilihan Kamar Deluxe mulai dari IDR 895.000 per malam dan akses penuh ke fasilitas hotel seperti kolam renang, pusat kebugaran, sarapan untuk dua orang dan masih banyak […]

  • cirebon-digital

    Indeks Digital Kabupaten Cirebon 2025 Tembus 49,34, Transformasi Digital Kian Menguat

    • visibility 41
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Indeks Digital Kabupaten Cirebon 2025 Tembus 49,34, Transformasi Digital Kian Menguat | Kabupaten Cirebon mencatatkan capaian positif dalam Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) tahun 2025 dengan skor 49,34. Raihan ini menempatkan Kabupaten Cirebon dalam kategori tinggi, sekaligus menandai peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data IMDI, pada tahun 2024 skor Kabupaten Cirebon berada […]

  • CIREBON

    Dirjen Kementerian Kebudayaan Tinjau Kesiapan FKSM 2025, Ajak Masyarakat Alami Peristiwa Budaya Sepekan Penuh

    • visibility 53
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Dirjen Kementerian Kebudayaan Tinjau Kesiapan FKSM 2025, Ajak Masyarakat Alami Peristiwa Budaya Sepekan Penuh | Direktur Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan, dan Pembinaan Kebudayaan (Dirjen PPPK) Kementerian Kebudayaan, Ahmad Mahendra, meninjau langsung persiapan pelaksanaan Festival Komunitas Seni Media (FKSM) 2025 yang akan diselenggarakan selama sepekan (17-23 November 2025) ddi kawasan Pelabuhan Cirebon. Peninjauan ini memastikan kesiapan konsep, […]

  • cirebon-metropolitan

    11 Wisudawan STIQ Al-Multazam Terima Sanad Al-Quran 30 Juz, Penuh Haru

    • visibility 97
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | Penuh Haru, 11 Wisudawan STIQ Al-Multazam Terima Sanad Al-Quran 30 Juz – Kuningan – Dalam suasana yang dipenuhi rasa haru dan kebahagiaan, Sabtu, 5 Oktober 2024, Sekolah Tinggi Ilmu Al-Quran (STIQ) Al-Multazam menggelar Wisuda Program Sarjana ke-4. Sebanyak 11 wisudawan dengan penuh sukacita menerima sanad Al-Quran 30 juz, momen yang telah lama ditunggu-tunggu. […]

expand_less