Breaking News
light_mode
Beranda » PENDIDIKAN » Antara Kasih Sayang dan Ketegasan: Refleksi Pemerhati Pendidikan atas Kasus Guru di Lebak

Antara Kasih Sayang dan Ketegasan: Refleksi Pemerhati Pendidikan atas Kasus Guru di Lebak

  • visibility 94
banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN – Antara Kasih Sayang dan Ketegasan: Refleksi Pemerhati Pendidikan atas Kasus Guru di Lebak | Pemerhati pendidikan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Akmala Sabila, Dr. KH. Muhamad Habib Khaerussani, M.Pd., menyoroti peristiwa di SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, yang sempat viral karena seorang kepala sekolah menampar siswanya yang kedapatan merokok di area sekolah.

Menurut Habib, peristiwa itu tak bisa dilihat hitam putih. Ia menilai, di balik tamparan seorang guru, bisa tersimpan niat mendidik yang lahir dari rasa tanggung jawab moral terhadap masa depan siswanya.

banner 336x280

“Saya tidak membenarkan kekerasan. Tapi kita juga jangan terburu-buru menuduh setiap tindakan keras sebagai bentuk kekerasan fisik. Kadang, tamparan itu bukan karena benci, tapi karena cinta yang kecewa,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (17/10/2025).

Sekolah Bukan Sekadar Tempat Belajar, Tapi Laboratorium Moral
Habib menegaskan, sekolah sejatinya bukan hanya ruang transfer ilmu pengetahuan, tetapi laboratorium moral tempat anak belajar membedakan benar dan salah.

Ia menilai, tindakan Kepala Sekolah SMAN 1 Cimarga, Dini Pitri, yang menegur siswa berinisial ILP karena merokok, sebenarnya lahir dari keinginan menanamkan kedisiplinan dan tanggung jawab. Hanya saja, cara penyampaiannya perlu terus disempurnakan agar tidak menimbulkan salah tafsir.

“Guru itu bukan sekadar pengajar, tapi murabbi — pembimbing jiwa. Menegur murid yang melanggar aturan adalah bagian dari mendidik karakter. Hanya saja, zaman sekarang sensitif. Satu tamparan bisa viral, satu kata ‘goblok’ bisa dipotong dari konteks,” katanya.

Antara Ketegasan dan Kekerasan
Menurutnya, publik perlu membedakan antara kekerasan dan ketegasan.
Kekerasan lahir dari amarah, sementara ketegasan lahir dari kasih sayang yang ingin memperbaiki.

“Guru menegur murid yang salah bukan karena ingin mempermalukan, tapi karena ingin menyelamatkan masa depannya. Namun, guru pun manusia. Kadang khilaf, kadang lelah. Maka refleksi dan mediasi sangat penting,” tutur Habib.

Ia juga mengapresiasi langkah Gubernur Banten Andra Soni yang mempertemukan Kepala Sekolah dan siswanya untuk berdamai. Menurutnya, proses saling memaafkan itu justru menjadi bagian penting dari pendidikan karakter — bagi murid maupun guru.

Pendidikan Harus Seimbang: Cinta dan Ketegasan
Buya Habib melihat, kasus di SMAN 1 Cimarga mencerminkan tantangan besar dunia pendidikan Indonesia: menjaga keseimbangan antara pendekatan humanis dan penegakan disiplin.

“Kita ingin pendidikan yang ramah anak, tapi juga tetap berwibawa. Jangan sampai sekolah kehilangan otoritasnya karena takut salah menegur. Namun cara menegur juga harus penuh hikmah — bukan tangan yang menampar, tapi kata yang menampar kesadaran,” jelasnya.

Menurutnya, guru perlu didukung untuk mendidik dengan hati, sementara murid juga harus belajar menghargai ketegasan sebagai bagian dari proses tumbuh.

Habib menilai, penyelesaian damai antara Kepala Sekolah dan siswa di Lebak menjadi contoh baik bahwa pendidikan tidak selalu tentang siapa yang salah, tetapi bagaimana memperbaiki yang salah dengan hati.

“Pendidikan sejati adalah keseimbangan antara cinta dan ketegasan. Di tangan guru yang bijak, bahkan tamparan pun bisa menjadi pelukan — pelukan yang membangunkan kesadaran, bukan menyakiti perasaan,” pungkasnya. (*)

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • CIREBON

    Kabupaten Cirebon Siap Terapkan Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta

    • visibility 126
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMERTOPOLITAN – Kabupaten Cirebon Siap Terapkan Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta | Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk menjadi salah satu daerah yang siap menerapkan dua kebijakan pendidikan nasional terbaru, yakni Pembelajaran Mendalam (PM) dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kedua kebijakan ini diharapkan dapat menjadi terobosan penting dalam peningkatan mutu pendidikan dasar, sejalan dengan visi pembangunan […]

  • cirebon

    Serunya Pesta Tahun Baru Bertema ‘’Rockaholic Localicious’’ di Swiss-Belhotel Cirebon

    • visibility 154
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Serunya Pesta Tahun Baru Bertema ‘’Rockaholic Localicious’’ di Swiss-Belhotel Cirebon | Swiss-Belhotel Cirebon mempersiapkan perayaan malam pergantian tahun 2026 yang penuh kegembiraan dengan pesta ‘’Rockaholic Localiciois’ pada tanggal 31 Desember 2025’. Mengusung tema “Rock & Roll”, acara ini menawarkan suasana meriah, penuh musik, tarian, dan hiburan spektakuler yang akan menampilkan berbagai hiburan berlatar […]

  • cirebon-pemkot

    Upaya Tekan Stunting, Pemkot Cirebon Salurkan Bantuan Nutrisi bagi Warga

    • visibility 34
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Upaya Tekan Stunting, Pemkot Cirebon Salurkan Bantuan Nutrisi bagi Warga | Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon terus memperkuat langkah konkret dalam menekan angka stunting melalui penyaluran bantuan nutrisi kepada masyarakat. Program ini menjadi bagian dari Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), yang menekankan kolaborasi lintas sektor demi memastikan generasi mendatang tumbuh sehat dan […]

  • cirebon-kabupaten

    Bupati Imron Lantik 200 Pejabat, Tekankan Integritas dan Pelayanan Berkualitas

    • visibility 453
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Bupati Imron Lantik 200 Pejabat, Tekankan Integritas dan Pelayanan Berkualitas | Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Rumah Dinas Bupati Cirebon pada Selasa, 24 Februari 2026. Di ruangan yang menjadi saksi berbagai momentum penting pemerintahan daerah itu, satu per satu pejabat maju untuk mengucapkan sumpah jabatan. Hari itu bukan sekadar seremoni administratif, melainkan penegasan arah […]

  • cirebon-rs

    RSUD Waled Miliki UTDRS, Akses Layanan Darah Kini Lebih Cepat dan Mandiri

    • visibility 21
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – RSUD Waled Miliki UTDRS, Akses Layanan Darah Kini Lebih Cepat dan Mandiri | RSUD Waled kini resmi memiliki Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS). Kehadiran unit ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses layanan darah yang cepat, aman, dan sesuai kebutuhan pasien. Minggu (17/4/2026). Dengan adanya UTDRS, RSUD Waled Cirebon tak lagi hanya […]

  • cirebon-pdam

    Penyempurnaan Perbaikan Pipa Bocor Selesai, Perumda Tirta Giri Nata Mulai Alirkan Air Bertahap

    • visibility 54
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Penyempurnaan Perbaikan Pipa Bocor Selesai, Perumda Tirta Giri Nata Mulai Alirkan Air Bertahap | Air Mulai Dialirkan Bertahap, Perumda Tirta Giri Nata Pastikan Perbaikan Kebocoran Pipa Utama Selesai. Perumda Air Minum Tirta Giri Nata Kota Cirebon memastikan penyempurnaan perbaikan Pipa  Transmisi  DCIP  Ø 600   mm  di Wilayah Plangon Kelurahan Babakan Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon […]

expand_less