Info Terkini
light_mode
Beranda » SOSIAL » Ustaz Ujang Busthomi Perbaiki Jalan Rusak di Jalur Penpen–Greged Secara Mandiri

Ustaz Ujang Busthomi Perbaiki Jalan Rusak di Jalur Penpen–Greged Secara Mandiri

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – Ustaz Ujang Busthomi Perbaiki Jalan Rusak di Jalur Penpen–Greged Secara Mandiri | Kondisi jalan rusak yang cukup parah di jalur poros Kabupaten Cirebon membuat Ustaz Ujang Busthomi tergerak untuk turun langsung melakukan perbaikan.

Pimpinan Padepokan Anti Galau tersebut secara swadaya memperbaiki sejumlah titik jalan berlubang di sepanjang Desa Penpen hingga Desa Sinarancang, Kecamatan Mundu sampai wilayah Kecamatan Greged, Sabtu (14/3/2026).

banner 336x280

Perbaikan dilakukan dengan menutup lubang-lubang jalan menggunakan puluhan ton aspal yang dibeli secara pribadi.

cirebon-ujang

Langkah tersebut diambil sebagai bentuk kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan sekaligus keprihatinannya melihat kondisi infrastruktur yang dinilai sudah lama rusak.

Ujang Busthomi mengatakan, inisiatif tersebut muncul setelah dirinya sering melihat pengendara kesulitan melintas akibat banyaknya lubang di badan jalan.

Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi membahayakan masyarakat yang setiap hari melintas di jalur tersebut.

“Kondisi jalannya banyak yang rusak parah dan berlubang. Saya merasa prihatin karena ini jalan poros yang cukup ramai dilalui masyarakat,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, pembelian puluhan ton aspal dilakukan secara sukarela demi memperbaiki titik-titik kerusakan jalan agar lebih aman dilalui.

Terlebih, jalan tersebut juga menjadi akses menuju Padepokan Anti Galau yang dipimpinnya.

Menurutnya, masyarakat selama ini telah menjalankan kewajiban sebagai warga negara, salah satunya dengan membayar pajak.

Namun, ia menilai perhatian pemerintah daerah terhadap kondisi jalan tersebut masih kurang.

“Warga banyak yang taat membayar pajak, tapi ketika jalan rusak seperti ini seolah tidak ada perhatian. Pemerintah daerah dan bahkan anggota DPRD Kabupaten Cirebon terkesan tidak peduli dengan kondisi jalan ini,” katanya.

Karena itulah, dirinya memilih mengambil langkah langsung memperbaiki jalan secara mandiri agar kerusakan tidak semakin parah dan dapat mengurangi risiko kecelakaan.

Aksi perbaikan jalan tersebut juga mendapat perhatian warga sekitar. Sejumlah masyarakat yang melintas mengapresiasi langkah Ujang Busthomi yang dinilai peduli terhadap kondisi infrastruktur di wilayah tersebut.

Warga berharap langkah tersebut dapat menjadi perhatian pemerintah daerah agar segera melakukan perbaikan secara menyeluruh terhadap jalan poros yang menghubungkan wilayah Kecamatan Mundu hingga Kecamatan Greged tersebut.

Baca Juga :
DPD KNPI Kabupaten Cirebon Gelar Dialog dan Silaturahmi Pemuda di Bukit Cinta

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • cirebon-kabupaten

    Wabup Cirebon Hadiri Sosialisasi Inpres Jalan Daerah, Dorong Skema Pembiayaan Kreatif

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Wabup Cirebon Hadiri Sosialisasi Inpres Jalan Daerah, Dorong Skema Pembiayaan Kreatif | Wakil Bupati Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman hadir dalam acara strategis Sosialisasi Penanganan Jalan Daerah yang digelar di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, pada Kamis (5/2/2026). Kehadiran pejabat dari Kabupaten Cirebon ini menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung […]

  • cirebon-metropolitan

    Kota Cirebon Raih Penghargaan Kampung Wisata Proklim Terbaik Jawa Barat 2025

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Kota Cirebon Raih Penghargaan Kampung Wisata Proklim Terbaik Jawa Barat 2025 | Pemerintah Kota Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Kota Cirebon berhasil meraih penghargaan sebagai Kampung Wisata Proklim – Desa Wisata Terbaik dalam program Gapura Sapta Pesona (Gerakan Penataan dan Peningkatan Kapasitas SDM Pariwisata). Prestasi ini bukan sekadar […]

  • cirebon-hotel1

    Swiss-Belhotel Cirebon Hadirkan “Harmoni Rasa & Batik”, Perpaduan Sarapan All You Can Eat dan Pengalaman Membatik Edukatif

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Swiss-Belhotel Cirebon Hadirkan “Harmoni Rasa & Batik”, Perpaduan Sarapan All You Can Eat dan Pengalaman Membatik Edukatif | Swiss-Belhotel Cirebon menghadirkan pengalaman akhir pekan terbaru bertajuk “Harmoni Rasa & Batik”, sebuah paket aktivitas yang memadukan pengalaman kuliner dengan edukasi dan pelestarian budaya lokal. Hadir setiap hari Minggu, program ini dirancang sebagai pilihan rekreasi […]

  • cirebon-kdm

    Menjaga Generasi, Melindungi Warga: Pesan Tegas KDM dalam Safari Ramadan di Kedungjaya

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Menjaga Generasi, Melindungi Warga: Pesan Tegas KDM dalam Safari Ramadan di Kedungjaya | Langit malam di Desa Kedungjaya, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Sabtu (28/2/2028), terasa berbeda. Di Lapangan Mandala Giri, ribuan warga berkumpul dalam suasana yang khidmat, menyambut Safari Ramadan Gubernur Jawa Barat. Di tengah lantunan doa dan kebersamaan bulan suci, terselip pesan-pesan […]

  • cirebon-knpi1

    Sambut HUT Kemerdekaan, KNPI Gelar Turnamen Futsal Tingkat SD

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Sambut HUT Kemerdekaan, KNPI Gelar Turnamen Futsal Tingkat SD | Dalam rangka menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-81, KNPI Kota Cirebon melalui DPK KNPI Kesambi menggelar turnamen futsal Piala Pemuda tingkat SD se-Kecamatan Kesambi Kota Cirebon di GOR Bima. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dispora Andi Wibowo SSos MSi dan jajarannya, Ketua DPD KNPI […]

  • cirebon-nu

    Zakat Pakai Standar Emas 14 Karat? LBM PWNU Jabar Tegaskan: Tidak Tepat Secara Syariat

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Zakat Pakai Standar Emas 14 Karat? LBM PWNU Jabar Tegaskan: Tidak Tepat Secara Syariat | Menanggapi zakat profesi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) yang menggunakan standar emas 14 karat, Lembaga Bahtsul Masail (LBM) PWNU Jawa Barat (Jabar) menyebut, penentuan standar tersebut tidaklah tepat secara syariat. Hal itu mengemuka dari hasil kajian Bahtsul […]

expand_less