Breaking News
light_mode
Beranda » WISATA » Kota Cirebon Raih Penghargaan Kampung Wisata Proklim Terbaik Jawa Barat 2025

Kota Cirebon Raih Penghargaan Kampung Wisata Proklim Terbaik Jawa Barat 2025

  • visibility 87
banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – Kota Cirebon Raih Penghargaan Kampung Wisata Proklim Terbaik Jawa Barat 2025 | Pemerintah Kota Cirebon kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Jawa Barat. Kota Cirebon berhasil meraih penghargaan sebagai Kampung Wisata Proklim – Desa Wisata Terbaik dalam program Gapura Sapta Pesona (Gerakan Penataan dan Peningkatan Kapasitas SDM Pariwisata). Prestasi ini bukan sekadar simbol pengakuan seremonial, namun menjadi bukti nyata atas keseriusan pemerintah daerah dalam membangun pariwisata yang berkelanjutan, berwawasan lingkungan, serta berbasis pada pemberdayaan masyarakat.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, kepada Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, dalam kegiatan Rapat Koordinasi TPPPS Provinsi Jawa Barat dan Aksi Stunting Award Tahun 2025. Acara tersebut digelar di Bale Asri PUSDAI Jawa Barat, Kota Bandung, pada Kamis (20/11/2025). Kegiatan ini turut dihadiri Kepala BKKBN Jawa Barat serta perwakilan dari berbagai instansi pemerintah, lembaga mitra, dan unsur masyarakat sipil yang fokus pada isu pembangunan keluarga, kesehatan, dan sektor pariwisata.

banner 336x280

Melalui rakor tersebut, pemerintah provinsi kembali menegaskan pentingnya intervensi tepat sasaran bagi keluarga dan individu yang menjadi target program TPPPS. Penanganan stunting dipandang sebagai isu multidimensi yang membutuhkan kerja sama lintas sektor. Oleh sebab itu, diperlukan konvergensi antara pemerintah daerah, lembaga, swasta, dan masyarakat untuk memastikan upaya pencegahan stunting berjalan lebih efektif dan merata di seluruh wilayah Jawa Barat.

Dalam konteks inilah, pendekatan pembangunan yang menyeluruh menjadi sangat penting. Pemerintah provinsi menyoroti bahwa isu stunting tidak hanya terkait dengan aspek gizi atau kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan kondisi lingkungan, pola hidup keluarga, serta kapasitas masyarakat dalam mengelola potensi daerah. Maka dari itu, sektor pariwisata—khususnya desa wisata—dipandang memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan keluarga dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Program kampung wisata yang dikelola dengan baik dinilai dapat memberikan dampak positif pada ekonomi warga, membuka akses pendidikan informal, hingga mendorong terciptanya lingkungan yang lebih sehat.

Keterkaitan antara program pencegahan stunting dan pengelolaan desa wisata kini menjadi salah satu indikator penting dalam penilaian. Desa wisata yang mampu memberdayakan masyarakat, menciptakan lingkungan yang bersih, serta mendorong pola hidup sehat dinilai lebih layak menjadi percontohan bagi daerah lain. Oleh sebab itu, keberhasilan Kota Cirebon meraih penghargaan ini menunjukkan bahwa pembangunan daerah tidak dilakukan secara parsial, melainkan saling terintegrasi antara satu sektor dengan sektor lain.

Wakil Wali Kota Cirebon, Siti Farida Rosmawati, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya atas penghargaan tersebut. “Alhamdulillah, penilaian ini tidak hanya melihat aspek pariwisata, tetapi juga bagaimana desa wisata mampu memberdayakan masyarakat, termasuk dalam edukasi dan penanganan stunting,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa konsep Kampung Wisata Proklim yang dikembangkan oleh Kota Cirebon mengusung isu lingkungan hidup dan keberagaman sebagai fondasi utama. Salah satu kawasan yang menjadi contoh nyata adalah Kampung Keberagaman Merbabu Asih, sebuah wilayah yang unik karena mencerminkan harmonisasi kehidupan masyarakat dengan latar belakang agama yang beragam. Di kampung tersebut dapat ditemukan masjid, gereja, hingga pura yang berdampingan secara damai dan saling menghormati. Nilai toleransi ini menjadi daya tarik tersendiri, sekaligus memperkuat identitas kampung wisata sebagai ruang inklusif bagi semua kalangan.

“Isu ramah lingkungan dan keberagaman menjadi kekuatan utama kampung wisata ini, sehingga mampu menciptakan lingkungan yang sehat, indah, dan inklusif bagi masyarakat sekitar,” tutur Wakil Wali Kota. Program kampung wisata tersebut juga mendorong masyarakat untuk mengelola lingkungan dengan bijak, seperti pengelolaan sampah berbasis komunitas, penghijauan, pemanfaatan ruang terbuka hijau, hingga edukasi mengenai mitigasi perubahan iklim bagi anak-anak dan keluarga.

Selain itu, keberhasilan ini tidak terlepas dari kerja kolaboratif berbagai pihak. Pemerintah Kota Cirebon bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, perangkat daerah terkait, hingga kelompok masyarakat telah bekerja keras sepanjang proses penilaian. Pendampingan yang dilakukan bukan hanya berorientasi pada persyaratan administratif, tetapi juga pada pembinaan langsung kepada warga agar benar-benar memahami konsep wisata berkelanjutan dan dapat mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari.

Pemkot Cirebon menegaskan bahwa setiap kampung wisata yang dikembangkan selalu melibatkan masyarakat secara penuh, mulai dari tahap perencanaan, pembentukan kelompok sadar wisata (pokdarwis), hingga pengelolaan kegiatan wisata di lapangan. Dengan cara ini, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh pemerintah atau pengelola, tetapi juga oleh seluruh warga yang terlibat. Selain meningkatkan pendapatan masyarakat, program ini juga membuka ruang kreativitas bagi warga untuk mengembangkan produk lokal, seni budaya, dan berbagai kegiatan edukasi bagi wisatawan.

Penghargaan yang diterima Kota Cirebon pada tahun 2025 ini menegaskan bahwa pembangunan daerah sudah berada di jalur yang tepat. Sektor kesehatan, pariwisata, dan pemberdayaan sosial tidak berdiri sendiri, tetapi bergerak berdampingan secara terpadu. Kota Cirebon menunjukkan bahwa destinasi wisata tidak hanya dinilai dari keindahan tempatnya, tetapi juga dari nilai keberlanjutan, kesehatan lingkungan, serta kesejahteraan masyarakat yang terlibat di dalamnya.

Lebih dari sekadar destinasi, kampung wisata Proklim di Kota Cirebon diharapkan menjadi ruang belajar bersama. Masyarakat dapat memperkuat ketahanan keluarga, memperluas pengetahuan lingkungan, serta menanamkan nilai toleransi dalam kehidupan sehari-hari. Pemerintah daerah juga berharap bahwa model pengelolaan kampung wisata seperti ini dapat direplikasi di berbagai kampung lain di Cirebon maupun di wilayah Jawa Barat pada umumnya.

Dengan komitmen berkelanjutan dan partisipasi aktif masyarakat, Kota Cirebon optimistis dapat terus berkembang menjadi kota yang sehat, ramah lingkungan, inklusif, dan semakin menarik sebagai tujuan wisata unggulan di Jawa Barat.

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • CIREBON

    KPM Mahasiswa UI BBC : Sosialisasi Aplikasi Pengawasan Orang tua (Google Family Link)

    • visibility 77
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – KPM Mahasiswa UI BBC : Sosialisasi Aplikasi Pengawasan Orang tua (Google Family Link) | sejumlah mahasiswa Universitas Islam Bunga Bangsa Cirebon yang tengah melaksanakan kegiatan Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) di desa Tenjomaya, turut berperan aktif dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Bertepatan dengan pelaksanaan posyandu, para mahasiswa ini menggelar sosialisasi Aplikasi Pengawasan Orang tua atau […]

  • cirebon-kabupaten

    Wabup Cirebon Hadiri Sosialisasi Inpres Jalan Daerah, Dorong Skema Pembiayaan Kreatif

    • visibility 59
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Wabup Cirebon Hadiri Sosialisasi Inpres Jalan Daerah, Dorong Skema Pembiayaan Kreatif | Wakil Bupati Cirebon H. Agus Kurniawan Budiman hadir dalam acara strategis Sosialisasi Penanganan Jalan Daerah yang digelar di Auditorium Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, pada Kamis (5/2/2026). Kehadiran pejabat dari Kabupaten Cirebon ini menunjukkan komitmen daerah dalam mendukung […]

  • cirebon event

    PKUB Goes to Pesantren, Bedah Buku Kerukunan untuk Merawat Persaudaraan Kebangsaan

    • visibility 33
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – PKUB Goes to Pesantren, Bedah Buku Kerukunan untuk Merawat Persaudaraan Kebangsaan | Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) kembali menegaskan peran strategis pesantren sebagai ruang dialog kebangsaan melalui kegiatan PKUB Goes to Pesantren. Kegiatan ini dikemas dalam bedah buku Kerukunan Umat Beragama karya K.H. M. Adib Abdushomad, M.Ag., M.Pd., Ph.D, yang juga menjabat sebagai […]

  • CIREBON

    Dorong Ekonomi Rakyat, Pemkab Cirebon Luncurkan Ratusan Koperasi Merah Putih

    • visibility 82
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Dorong Ekonomi Rakyat, Pemkab Cirebon Luncurkan Ratusan Koperasi Merah Putih | Pemerintah Kabupaten Cirebon menargetkan penguatan koperasi sebagai bagian dari upaya membangun ekonomi berbasis rakyat. Dalam peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-78 tingkat kabupaten yang digelar Selasa (5/8/2025), pemerintah daerah mendorong agar koperasi tidak lagi berjalan secara sektoral, melainkan terintegrasi dalam satu ekosistem […]

  • cirebon-ugj

    IKA UGJ Siap Gelar MUBES 2026, Perkuat Persatuan Alumni dan Kontribusi untuk Kampus

    • visibility 17
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – IKA UGJ Siap Gelar MUBES 2026, Perkuat Persatuan Alumni dan Kontribusi untuk Kampus | CIREBON – Ikatan Keluarga Alumni Universitas Swadaya Gunung Jati (IKA UGJ) menyatakan kesiapan penuh untuk menggelar Musyawarah Besar (MUBES) Tahun 2026. Jumat (24/4/2026). Agenda besar ini menjadi momentum strategis dalam memperkuat persatuan alumni sekaligus meningkatkan kontribusi nyata bagi kemajuan […]

  • cirebon

    Serunya Pesta Tahun Baru Bertema ‘’Rockaholic Localicious’’ di Swiss-Belhotel Cirebon

    • visibility 154
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Serunya Pesta Tahun Baru Bertema ‘’Rockaholic Localicious’’ di Swiss-Belhotel Cirebon | Swiss-Belhotel Cirebon mempersiapkan perayaan malam pergantian tahun 2026 yang penuh kegembiraan dengan pesta ‘’Rockaholic Localiciois’ pada tanggal 31 Desember 2025’. Mengusung tema “Rock & Roll”, acara ini menawarkan suasana meriah, penuh musik, tarian, dan hiburan spektakuler yang akan menampilkan berbagai hiburan berlatar […]

expand_less