Info Terkini
light_mode
Beranda » BIROKRASI » Rangkap Jabatan Dewan Pengawas Jadi Plt Direktur PDAM Tirta Jati Disorot, Diduga Berpotensi Buka Jalan bagi Kandidat Definitif

Rangkap Jabatan Dewan Pengawas Jadi Plt Direktur PDAM Tirta Jati Disorot, Diduga Berpotensi Buka Jalan bagi Kandidat Definitif

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – Rangkap Jabatan Dewan Pengawas Jadi Plt Direktur PDAM Tirta Jati Disorot, Diduga Berpotensi Buka Jalan bagi Kandidat Definitif | Penunjukan anggota Dewan Pengawas merangkap sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur PDAM Tirta Jati menuai sorotan. Persoalan tersebut dinilai perlu mendapat perhatian serius karena muncul dugaan bahwa posisi Plt dapat menjadi instrumen strategis untuk memengaruhi arah perusahaan sekaligus membuka jalan bagi kandidat Direktur definitif yang diduga telah dipersiapkan oleh kelompok pihak tertentu. Jumat (4/8/2026).

Dugaan tersebut belum dapat disimpulkan sebagai fakta dan perlu diuji melalui dokumen, mekanisme pengambilan keputusan, serta proses seleksi Direktur definitif yang berlangsung. Namun, secara tata kelola, rangkap fungsi antara pengawas dan pelaksana tugas eksekutif dinilai berpotensi menimbulkan persoalan independensi yang patut dijelaskan secara terbuka kepada publik.

banner 336x280

R. Hamzaiya mengatakan, yang menjadi perhatian bukan semata-mata siapa yang ditunjuk sebagai Plt Direktur, tetapi bagaimana posisi tersebut digunakan dan apakah kewenangan yang melekat selama masa pelaksanaan tugas berpotensi memengaruhi proses menuju penetapan Direktur definitif.

“Jangan sampai Plt ini hanya terlihat sebagai pengisi kekosongan jabatan, tetapi dalam praktiknya justru menjadi alat untuk memuluskan calon Direktur definitif yang diduga sudah didesain atau dipersiapkan oleh sekelompok pihak. Kami menyampaikan ini sebagai dugaan yang harus dibuktikan atau dibantah melalui proses yang transparan,” ujar R. Hamzaiya.

Menurutnya, dugaan tersebut penting disampaikan karena Plt Direktur berada pada posisi yang memiliki akses terhadap berbagai informasi dan dinamika internal perusahaan. Kondisi tersebut, secara objektif, dapat menimbulkan pertanyaan apabila pada waktu yang bersamaan terdapat proses pemilihan atau penjaringan Direktur definitif.

“Ini soal potensi konflik kepentingan. Ketika seseorang yang sebelumnya berada dalam fungsi pengawasan kemudian menjalankan fungsi eksekutif sebagai Plt, publik wajar mempertanyakan bagaimana independensinya dijaga. Terlebih jika kemudian muncul dugaan adanya kandidat tertentu yang sudah dipersiapkan,” katanya.

R. Hamzaiya menilai, apabila memang tidak ada kepentingan tertentu di balik penunjukan Plt maupun proses pemilihan Direktur definitif, maka hal tersebut semestinya dapat dibuktikan dengan proses yang terbuka, objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sebaliknya, apabila terdapat pola keputusan, kebijakan, atau tindakan selama masa Plt yang kemudian memberikan keuntungan kepada kandidat tertentu, keadaan tersebut menurutnya patut diperiksa lebih lanjut oleh pihak yang mempunyai kewenangan.

“Jangan sampai kewenangan Plt digunakan untuk membangun kondisi yang pada akhirnya menguntungkan satu nama. Sekali lagi, kami tidak mengatakan itu sudah terjadi. Tetapi apabila memang ada dugaan desain untuk mengantarkan kandidat tertentu, maka mekanismenya harus dapat diuji dan dibuka kepada publik,” tegasnya.

Sorotan juga diarahkan pada persoalan independensi Dewan Pengawas. Dalam prinsip tata kelola, fungsi pengawasan dan fungsi pengurusan perusahaan memiliki karakter yang berbeda. Ketika kedua fungsi tersebut bersinggungan pada satu orang, diperlukan kejelasan mengenai batas kewenangan dan mekanisme pengawasan agar tidak muncul keadaan di mana seseorang berada pada posisi yang secara bersamaan menjalankan dan mengawasi fungsi yang sama.

“Pertanyaan sederhananya, kalau Dewan Pengawas menjadi Plt Direktur, bagaimana memastikan fungsi pengawasannya tetap independen? Lalu siapa yang memastikan kewenangan Plt tidak digunakan untuk kepentingan kandidat tertentu? Ini bukan tuduhan. Ini pertanyaan tata kelola yang menurut kami harus dijawab,” kata R. Hamzaiya.

Ia juga meminta agar proses penentuan Direktur definitif tidak menjadi sekadar tahapan administratif apabila memang terdapat kandidat yang diduga sejak awal telah dipersiapkan oleh kelompok tertentu.

Menurutnya, seluruh calon harus memperoleh kesempatan yang setara dan proses seleksi harus didasarkan pada kompetensi, integritas, profesionalitas serta kepentingan perusahaan dan masyarakat, bukan berdasarkan kedekatan ataupun desain kepentingan kelompok.

“Kalau memang seleksinya fair, tidak ada alasan untuk takut membuka prosesnya. Justru transparansi akan menjawab semua dugaan. Tetapi kalau ada proses yang tertutup, ada rangkap fungsi yang menimbulkan pertanyaan, kemudian muncul pula dugaan adanya kandidat yang sudah dipersiapkan, tentu publik berhak meminta penjelasan,” ujarnya.

R. Hamzaiya menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak dimaksudkan untuk menyimpulkan telah terjadi pelanggaran hukum atau penyalahgunaan kewenangan. Ia meminta agar dugaan yang berkembang diuji berdasarkan fakta dan ketentuan yang berlaku.

Menurutnya, langkah paling tepat adalah memastikan seluruh proses penunjukan Plt dan pemilihan Direktur definitif dapat dipertanggungjawabkan secara administratif, hukum dan etik.

“Yang kami minta sederhana. Jangan sampai jabatan Plt dijadikan kendaraan untuk mengantarkan seseorang menuju jabatan Direktur definitif. Kalau memang tidak demikian, mari buktikan melalui proses yang transparan. Publik tidak membutuhkan klaim, publik membutuhkan kepastian bahwa prosesnya benar-benar objektif,” pungkas R. Hamzaiya.

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • cirebon-tol

    Arus Balik Membludak, Rest Area Cipali Terapkan Buka-Tutup

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Arus Balik Membludak, Rest Area Cipali Terapkan Buka-Tutup | “Petugas Astra Tol Cikopo-Palimanan Cirebon (Cipali) bersama kepolisian mulai memberlakukan sistem buka-tutup secara situasional di seluruh rest area sepanjang ruas Tol Cipali selama arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini diterapkan menyusul lonjakan volume kendaraan yang melintas. Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra […]

  • CIREBON

    Swiss-Belhotel Cirebon Hadirkan Kegiatan Olahraga Terbaru: “Mat Pilates untuk Gaya Hidup Seimbang”

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Swiss-Belhotel Cirebon Hadirkan Kegiatan Olahraga Terbaru: “Mat Pilates untuk Gaya Hidup Seimbang” | Dalam upaya memperluas layanan dan fasilitas gaya hidup sehat bagi para tamu serta masyarakat Cirebon, Swiss-Belhotel Cirebon memperkenalkan kegiatan olahraga terbaru yaitu “Mat Pilates”. Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen hotel dalam mendukung gaya hidup aktif dan seimbang di tengah […]

  • CIREBON

    Pemkot Cirebon Gencarkan: Gemarikan dan Restocking Perairan untuk Tingkatkan Gizi dan Kelestarian Lingkungan

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Pemkot Cirebon Gencarkan: Gemarikan dan Restocking Perairan untuk Tingkatkan Gizi dan Kelestarian Lingkungan | Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam meningkatkan kualitas gizi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian sumber daya alam perairan. Upaya ini diwujudkan melalui dua program strategis, yakni Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) dan kegiatan restocking atau penebaran benih […]

  • cirebon-sukalila

    Pemkot Cirebon dan BBWS Bahas Penataan Sungai Sukalila, Target Menjadi Ikon Wisata

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Pemkot Cirebon dan BBWS Bahas Penataan Sungai Sukalila, Target Menjadi Ikon Wisata Kota | Pemerintah Kota Cirebon kian memantapkan kolaborasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimanuk Cisanggarung dalam rencana normalisasi dan penataan Sungai Sukalila. Penguatan sinergi tersebut mengemuka dalam kegiatan Ekspose Rencana Kerja Normalisasi dan Penataan Sungai Sukalila yang berlangsung di Kantor […]

  • cirebon

    Dusun Mahkota: Cafe Bernuansa Tropical Garden Siap Jadi Ikon Baru Cirebon Timur

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Dusun Mahkota: Cafe Bernuansa Tropical Garden Siap Jadi Ikon Baru Cirebon Timur | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas masyarakat Cirebon Timur, sebuah oase baru tengah dipersiapkan untuk menyambut para pencinta kuliner dan pecinta tempat nongkrong berkonsep alami. Namanya Cafe Dusun Mahkota, sebuah tempat yang menggabungkan keindahan taman tropis dengan sentuhan budaya lokal yang kuat, berada […]

  • cirebon-mbg

    SPPG Pangenan Ender Perketat Standar Higienitas Dapur MBG

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – SPPG Pangenan Ender Perketat Standar Higienitas Dapur MBG | Upaya menjaga keamanan pangan terus diperkuat oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pangenan Ender, Kabupaten Cirebon. Dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), dapur ini mengandalkan teknologi oven pengering sebagai metode tambahan untuk memastikan seluruh wadah makan benar-benar steril sebelum digunakan, Minggu (5/4/2026). Cegah […]

expand_less