Info Terkini
light_mode
Beranda » BIROKRASI » Dugaan “Geser-Geser” Nama 3 Besar Seleksi Dirut PDAM Tirtajati Picu Ancaman Aksi Akbar di KPK

Dugaan “Geser-Geser” Nama 3 Besar Seleksi Dirut PDAM Tirtajati Picu Ancaman Aksi Akbar di KPK

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – Dugaan “Geser-Geser” Nama 3 Besar Seleksi Dirut PDAM Tirtajati Picu Ancaman Aksi Akbar di KPK | Proses seleksi Direktur Utama PDAM Tirtajati Kabupaten Cirebon kembali menjadi sorotan tajam publik. Seleksi yang semestinya menjadi ajang mencari figur terbaik, berintegritas, profesional, dan bebas dari persoalan hukum justru diterpa berbagai dugaan yang memantik kecurigaan masyarakat. Isu yang paling santer berkembang adalah dugaan adanya praktik “geser-geser” nama dalam penetapan tiga besar calon Direktur Utama.

Dugaan tersebut memunculkan pertanyaan besar mengenai independensi panitia seleksi dan komitmen Pemerintah Kabupaten Cirebon dalam mewujudkan tata kelola BUMD yang bersih. Publik mempertanyakan apakah seluruh tahapan seleksi benar-benar didasarkan pada hasil penilaian objektif atau justru diduga telah dipengaruhi kepentingan tertentu yang berupaya mengatur hasil akhir.

banner 336x280

Sejumlah kalangan menilai, apabila benar terjadi perubahan komposisi tiga besar tanpa dasar yang dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka, maka hal itu berpotensi mencederai prinsip transparansi, akuntabilitas, dan merit system yang selama ini digaungkan pemerintah. Lebih jauh lagi, kondisi tersebut dikhawatirkan akan memperkuat persepsi publik bahwa proses seleksi hanya menjadi formalitas, sementara keputusan sesungguhnya telah ditentukan oleh pihak-pihak tertentu.

Yang tidak kalah mengkhawatirkan, beredar dugaan bahwa masih terdapat nama-nama yang disebut-sebut berkaitan dengan proses penyelidikan dugaan tindak pidana korupsi, namun tetap memiliki peluang besar untuk menduduki kursi Direktur Utama PDAM Tirtajati. Di sisi lain, figur yang dinilai memiliki rekam jejak baik, jujur, dan berintegritas justru diduga mulai tersingkir dari proses seleksi.

Apabila dugaan tersebut benar, maka publik menilai hal itu bukan sekadar persoalan pergantian nama calon, melainkan menyangkut kredibilitas pemerintah daerah dalam menempatkan integritas sebagai syarat utama menduduki jabatan strategis yang mengelola aset daerah dan pelayanan publik.

Tokoh masyarakat Cirebon Timur, R. Hamzaiya, menyatakan pihaknya menerima berbagai informasi dan aspirasi masyarakat yang mempertanyakan arah seleksi Direktur Utama PDAM Tirtajati. Menurutnya, seluruh proses harus dibuka secara transparan agar tidak memunculkan dugaan adanya praktik yang mencederai rasa keadilan.

“Jangan sampai jabatan strategis di PDAM menjadi ruang kompromi kepentingan. Jika benar terjadi praktik ‘geser-geser’ nama demi meloloskan pihak tertentu, maka hal tersebut menjadi preseden buruk bagi tata kelola pemerintahan yang bersih. Publik berhak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi di balik proses seleksi ini,” ujar R. Hamzaiya. Rabu (2/9/2026).

Ia menegaskan, pihaknya tidak akan tinggal diam apabila terdapat indikasi bahwa proses seleksi mengabaikan aspek integritas. Menurutnya, masyarakat membutuhkan pemimpin BUMD yang memiliki kapasitas, bersih dari persoalan hukum, serta mampu menjaga kepercayaan publik.

“Kami mengingatkan seluruh pihak agar tidak bermain-main dengan amanah publik. Bila benar terdapat perpindahan nama yang tidak transparan atau terdapat calon yang masih dikaitkan dengan proses penyelidikan dugaan korupsi namun tetap dipaksakan masuk dalam penetapan akhir, kami akan membawa persoalan ini ke tingkat nasional melalui Aksi Akbar di Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kami meminta KPK mengawasi secara serius seluruh proses ini agar tidak muncul dugaan penyalahgunaan kewenangan maupun intervensi yang dapat merusak kepercayaan masyarakat,” tegasnya.

R. Hamzaiya juga mendesak panitia seleksi, dewan pengawas, dan Pemerintah Kabupaten Cirebon untuk membuka seluruh mekanisme penilaian kepada publik. Menurutnya, keterbukaan merupakan satu-satunya cara untuk menjawab berbagai spekulasi yang berkembang di tengah masyarakat.

“Jangan biarkan publik terus bertanya-tanya. Bila seluruh proses berjalan bersih, maka tidak ada alasan untuk menutup hasil penilaian. Sebaliknya, apabila proses dilakukan secara tertutup dan muncul perubahan-perubahan yang sulit dijelaskan, maka dugaan adanya intervensi akan semakin kuat dan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah akan terus menurun,” katanya.

Pihaknya menegaskan bahwa gerakan yang akan dilakukan bukan bertujuan menghakimi seseorang, melainkan untuk mengawal transparansi, integritas, dan akuntabilitas dalam pengisian jabatan publik. Seluruh dugaan yang berkembang tetap harus dibuktikan melalui mekanisme hukum yang berlaku dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Namun demikian, menurut R. Hamzaiya, menjaga marwah seleksi pejabat publik jauh lebih penting daripada sekadar menyelesaikan tahapan administratif. Sebab, jabatan Direktur Utama PDAM Tirtajati merupakan posisi strategis yang menyangkut pengelolaan keuangan daerah, pelayanan air bersih kepada masyarakat, serta kepercayaan publik terhadap pemerintah.

“Publik sedang mengawasi. Jangan sampai seleksi ini meninggalkan catatan hitam yang akan terus dikenang sebagai contoh buruk tata kelola BUMD. Jika integritas dikalahkan oleh kepentingan, maka yang menjadi korban bukan hanya institusi, tetapi juga masyarakat Kabupaten Cirebon,” pungkasnya.

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • cirebon-metropolitan

    Promo Spesial “Movie Getaway” Di Swiss-Belhotel Cirebon

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | Promo Spesial “Movie Getaway” Di Swiss-Belhotel Cirebon  – Swiss-Belhotel Cirebon yang terletak tepat bersebelahan dengan salah satu mall terlengkap di kota ini menghadirkan paket promosi ‘’Movie Getaway’’, yang dirancang khusus bagi para pecinta film dengan paket menginap Istimewa yang ditawarkan seharga mulai dari IDR 815.000 per malam, termasuk makan pagi dan 2 tiket […]

  • cirebon-kartini

    Peringatan Hari Kartini ke-147: Pemkab Cirebon Tekankan Peran Strategis Keluarga dalam Pembangunan

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Peringatan Hari Kartini ke-147: Pemkab Cirebon Tekankan Peran Strategis Keluarga dalam Pembangunan | Pemerintah Kabupaten Cirebon memperingati Hari Kartini ke-147 dengan menegaskan pentingnya penguatan institusi keluarga sebagai fondasi utama pembangunan masyarakat. Momentum yang diperingati setiap 21 April ini tidak hanya menjadi ajang mengenang jasa Raden Ajeng Kartini, tetapi juga sebagai refleksi terhadap peran […]

  • cirebon

    Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya luncurkan Satgas Anti Bullying bagi pengurus OSIS sekolah

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya luncurkan Satgas Anti Bullying bagi pengurus OSIS di sekolah – Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi melakukan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen dan mahasiswa Program Studi Keperawatan Cirebon. Kegiatan ini bekerjasama dengan SMP Negeri 1 Kedawung Kabupaten Cirebon dengan meluncurkan Satgas Anti Bullying bagi Pengurus OSIS di Sekolah […]

  • cirebon-tol

    Arus Balik Membludak, Rest Area Cipali Terapkan Buka-Tutup

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Arus Balik Membludak, Rest Area Cipali Terapkan Buka-Tutup | “Petugas Astra Tol Cikopo-Palimanan Cirebon (Cipali) bersama kepolisian mulai memberlakukan sistem buka-tutup secara situasional di seluruh rest area sepanjang ruas Tol Cipali selama arus balik Lebaran 2026. Kebijakan ini diterapkan menyusul lonjakan volume kendaraan yang melintas. Sustainability Management & Corporate Communications Dept. Head Astra […]

  • cirebon-birokrasi

    Tekan Angka Stunting, Pemkot Cirebon Perkuat Peran Posyandu hingga Puskesmas

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Tekan Angka Stunting, Pemkot Cirebon Perkuat Peran Posyandu hingga Puskesmas | Pemerintah Kota Cirebon terus memperkuat evaluasi terhadap berbagai upaya penurunan stunting. Evaluasi dilakukan untuk memastikan program yang dijalankan tidak berhenti pada kegiatan administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat kepada keluarga dan anak yang membutuhkan. Hal tersebut menjadi salah satu agenda dalam Rapat Koordinasi […]

  • cirebon-rs

    RSUD Waled Miliki UTDRS, Akses Layanan Darah Kini Lebih Cepat dan Mandiri

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – RSUD Waled Miliki UTDRS, Akses Layanan Darah Kini Lebih Cepat dan Mandiri | RSUD Waled kini resmi memiliki Unit Transfusi Darah Rumah Sakit (UTDRS). Kehadiran unit ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan akses layanan darah yang cepat, aman, dan sesuai kebutuhan pasien. Minggu (17/4/2026). Dengan adanya UTDRS, RSUD Waled Cirebon tak lagi hanya […]

expand_less