Breaking News
light_mode
Beranda » PENDIDIKAN » Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya luncurkan Satgas Anti Bullying bagi pengurus OSIS sekolah

Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya luncurkan Satgas Anti Bullying bagi pengurus OSIS sekolah

  • visibility 172
banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COMPoltekkes Kemenkes Tasikmalaya luncurkan Satgas Anti Bullying bagi pengurus OSIS di sekolah – Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi melakukan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan dosen dan mahasiswa Program Studi Keperawatan Cirebon. Kegiatan ini bekerjasama dengan SMP Negeri 1 Kedawung Kabupaten Cirebon dengan meluncurkan Satgas Anti Bullying bagi Pengurus OSIS di Sekolah dengan tema “Upaya Pencegahan Tindakan Bullying pada Siswa Melalui Pelatihan dan Pembentukan Satgas Anti Bullying Pengurus OSIS di SMP Negeri 1 Kedawung Kabupaten Cirebon”

cirebon

banner 336x280

Sosialisasi dan pelatihan tentang bullying ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang pencegahan bullying di sekolah bagi semua pihak yaitu guru, tenaga kependidikan maupun siswa khususnya adalah pengurus OSIS.

Kegiatan ini dipimpin oleh dosen dan mahasiswa yang memberikan pemahaman tentang pentingnya pencegahan bullying atau perundungan di sekolah melalui kegiatan ceramah, dan bermain peran/role play.

Selain sosialisasi dan pelatihan, acara ini juga diisi dengan sesi tanya jawab, di mana para peserta dapat berbagi pengalaman dan kendala yang mereka hadapi dalam mencegah bullying serta mendapatkan solusi praktis yang dapat langsung diterapkan dengan pembentukan satgas anti bullying bagi pengurus OSIS

cirebon

“Pengurus OSIS yang menjadi Satgas Anti Bullying di sekolah sangat baik dan bermanfaat untuk lingkungan sekolah maupun di rumah masing-masing, karena mereka berasal dari siswa oleh siswa dan untuk siswa yang memahami apa yang dirasakan dan dilakukan temannya sendiri, sehingga pencegahan bullying di sekolah lebih efektif dan efisien, serta sekolah menjadi aman, nyaman dan menyenangkan” tutur Kepala Sekolah SMP Negeri 1 Kedawung Kabupaten Cirebon Hj.Yeni Suryani,.SPd.,M.M

Pengabdian kepada masyarakat  di sekolah tahun ini dilaksanakan di SMP Negeri 1 Kedawung  Kabupaten Cirebon  dilaksanakan oleh 3 dosen yaitu bapak Syarif Zen Yahya,SKp.,M.Kep, ibu Badriah,SST.MPH dan ibu Tifanny Gita Sesaria,S.Kep.,Ns.,M.Kep., serta mahasiswa, kegiatan ini dilakukan sebanyak  tiga kali pertemuan.

Untuk kegiatan pertama  adalah penyampaian  materi tentang konsep bullying dan pencegahannya disampaikan oleh dosen yaitu bapak Syarif Zen Yahya, S.Kp.,M.Kep dilanjutkan dengan ddiskusi dan tanya jawab. Hari kedua, pelatihan yang diawali penyampaian dan penayangan video tentang bullying di sekolah dan cyberbullying yang dipandu dan disampaikan oleh ibu Tifanny Gita Sesaria, S.Kep.,Ns.M.Kep dan dilanjutkan dengan roleplay pencegahan bullying di sekolah didampingi oleh mahasiswa keperawatan Poltekkes Tasikmalaya Kampus Cirebon yaitu Faisal Faruq Amd.Kep, Azra Mardiah Amd.Kep dan Lastri Oktaviani Amd.Kep.

cirebon

Hari ketiga pembentukan satgas oleh ibu Badriah,SST,MPH dan pelantikan Satgas Anti Bullying Pengurus OSIS SMP Negeri 1 Kedawung Kabupaten Cirebon di lapangan upacara saat apel bendera hari Senin pagi oleh Kepala Sekolah yang disaksikan oleh guru dan siswa dengan membentangkan spanduk/banner Satgas Anti Bullying Pengurus OSIS di pagar Sekolah

Tugas dari satgas ini adalah melakukan pencegahan bullying melalui sosialisasi pencegahan bullying pada apel upacara atau kegiatan kesiswaan oleh satgas secara bergantian melalui ceramah atau penayangan video, memediasi jika ada kasus bullying dan mengadakan expo atau bazar seperti membuat dan pameran gambar, spanduk atu PIN anti bullying di sekolah. Selanjutnya setelah 3 bulan dilakukan monitor dan evaluasi terhadap kegiatan satgas anti bullying pengurus OSIS.

cirebon

“Manfaat dari pembentukan satgas anti bullying pengurus OSIS berkurangnya kejadian bullying di sekolah seperti yang disampaikan oleh ketua satgas anti bullying, bahwa dengan adanya satgas anti bullying ini alhamdulillah kasus bullying di sekolah selama 3 bulan ini tidak terjadi”, kata Amira Novelleana Indah.

“Semoga satgas anti bullying pengurus OSIS ini berjalan dengan baik, lancar dan bermanfaat, serta kerjasama dengan Prodi Keperawatan Cirebon Poltekkes Tasikmalaya bisa dilanjutkan dan ditingkatkan, ” ujar wakil kepala sekolah bidang kesiswaan ibu Eva Yulvina,SPd.dengan penuh harap.

Baca Juga :
Dosen Keperawatan Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya Melaksanakan Pengabdian Masyarakat dengan Tema “Ajarkan Senam Kaki Guna Cegah Komplikasi Diabetes Mellitus”

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • cirebon-ramadan

    Wali Kota Cirebon Dorong Kolaborasi Kepedulian Sosial: Lentera Ramadan 2026

    • visibility 32
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Wali Kota Cirebon Dorong Kolaborasi Kepedulian Sosial: Lentera Ramadan 2026 | Di tengah gemerlap waktu menjelang berbuka puasa pada akhir Februari lalu, Swiss-Belhotel Cirebon menjadi saksi sebuah momentum yang lebih dari sekadar acara sosial. Bukan hanya suasana ruang penuh hiasan dan kursi tersusun rapi, tetapi gema tawa dan harapan tampak dari ratusan anak […]

  • cirebon

    Dusun Mahkota: Cafe Bernuansa Tropical Garden Siap Jadi Ikon Baru Cirebon Timur

    • visibility 77
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Dusun Mahkota: Cafe Bernuansa Tropical Garden Siap Jadi Ikon Baru Cirebon Timur | Di tengah hiruk-pikuk aktivitas masyarakat Cirebon Timur, sebuah oase baru tengah dipersiapkan untuk menyambut para pencinta kuliner dan pecinta tempat nongkrong berkonsep alami. Namanya Cafe Dusun Mahkota, sebuah tempat yang menggabungkan keindahan taman tropis dengan sentuhan budaya lokal yang kuat, berada […]

  • cirebon-digital

    Indeks Digital Kabupaten Cirebon 2025 Tembus 49,34, Transformasi Digital Kian Menguat

    • visibility 48
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Indeks Digital Kabupaten Cirebon 2025 Tembus 49,34, Transformasi Digital Kian Menguat | Kabupaten Cirebon mencatatkan capaian positif dalam Indeks Masyarakat Digital Indonesia (IMDI) tahun 2025 dengan skor 49,34. Raihan ini menempatkan Kabupaten Cirebon dalam kategori tinggi, sekaligus menandai peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Berdasarkan data IMDI, pada tahun 2024 skor Kabupaten Cirebon berada […]

  • CIREBON 02

    Hujan Tak Surutkan Tekad DLH Cirebon Tangani Sampah di TPS Kalirahayu

    • visibility 50
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Hujan Tak Surutkan Tekad DLH Cirebon Tangani Sampah di TPS Kalirahayu | Hujan yang mengguyur wilayah Kecamatan Losari dan sekitarnya pada Rabu (28/01/2026) tidak menyurutkan langkah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon dalam menangani persoalan sampah di sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) desa. TPS Desa Kalirahayu menjadi salah satu titik prioritas penanganan. TPS […]

  • CIREBON

    Kabupaten Cirebon Siap Terapkan Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta

    • visibility 98
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMERTOPOLITAN – Kabupaten Cirebon Siap Terapkan Pembelajaran Mendalam dan Kurikulum Berbasis Cinta | Kabupaten Cirebon menegaskan komitmennya untuk menjadi salah satu daerah yang siap menerapkan dua kebijakan pendidikan nasional terbaru, yakni Pembelajaran Mendalam (PM) dan Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Kedua kebijakan ini diharapkan dapat menjadi terobosan penting dalam peningkatan mutu pendidikan dasar, sejalan dengan visi pembangunan […]

  • cirebon-metropolitan

    Pengabdian Masyarakat Dosen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya bersama Panti Gramesia dengan Pemberian Terapi Psikoreligius untuk Mengontrol Halusinasi

    • visibility 132
    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM | Pengabdian Masyarakat Dosen Keperawatan Jiwa Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya bersama Panti Gramesia dengan Pemberian Terapi Psikoreligius untuk Mengontrol Halusinasi – Peningkatan angka gangguan jiwa berat di Jawa Barat terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Prevalensi gangguan jiwa berat, seperti skizofrenia mencapai 7 per 1.000 penduduk mengalami peningkatan dibanding Riskesdas 2013 sebesar 1,7 per 1.000 […]

expand_less