Info Terkini
light_mode
Beranda » KOMUNITAS » PKUB Goes to Pesantren, Bedah Buku Kerukunan untuk Merawat Persaudaraan Kebangsaan

PKUB Goes to Pesantren, Bedah Buku Kerukunan untuk Merawat Persaudaraan Kebangsaan

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – PKUB Goes to Pesantren, Bedah Buku Kerukunan untuk Merawat Persaudaraan Kebangsaan | Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) kembali menegaskan peran strategis pesantren sebagai ruang dialog kebangsaan melalui kegiatan PKUB Goes to Pesantren.

Kegiatan ini dikemas dalam bedah buku Kerukunan Umat Beragama karya K.H. M. Adib Abdushomad, M.Ag., M.Pd., Ph.D, yang juga menjabat sebagai Kepala PKUB.

banner 336x280

Bedah buku tersebut digelar di Pondok Pesantren Gedongan, Kabupaten Cirebon, pada Jumat (19/12/2025).

Acara ini menjadi refleksi sosial-religius untuk memperkuat nilai toleransi dan merawat persaudaraan kebangsaan di tengah keberagaman Indonesia.

Kegiatan ini merupakan rangkaian Haul Pondok Pesantren Gedongan yang akan digelar pada 7 Februari 2026. Rangkaian kegiatan tersebut diawali dengan peringatan Hari Santri, dilanjutkan sosialisasi Ideologi Pancasila bersama BPIP, serta program PKUB Goes to Pesantren.

Diskusi buku dipandu oleh Kyai Afif Yahya Aziz, S.H., dengan menghadirkan lima narasumber dari lintas latar belakang. Mereka adalah sesepuh ponpes Gedongan K.H. Abubakar Muhtarom, Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. dosen UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon, Prof. Dr. Philip Kuntjoro Widjaja Ketua Umum Permabudhi, Ketua Yayasan Fahmina, K.H. Husein Muhammad, serta Ketua FKUB Drs. K.H. Wawan Arwani Amin, M.A.

Kepala PKUB, K.H. M. Adib Abdushomad, menjelaskan bahwa buku tersebut merupakan kumpulan refleksi, pengalaman lapangan, serta gagasan yang ia tulis selama menjalankan tugas negara. Tulisan-tulisan yang sebelumnya dimuat di berbagai media nasional dan internasional, seperti Kompas dan The Jakarta Post, dirangkum menjadi satu buku sebagai upaya dokumentasi pemikiran tentang kerukunan.

“Pesantren adalah ruang yang tepat untuk membicarakan perubahan dan merawat kerukunan. Dari pesantren, nilai-nilai kebangsaan dan kemanusiaan bisa ditanamkan kepada generasi muda,” ungkap Adib.

Ia menekankan bahwa kerukunan bukan sekadar konsep, tetapi harus terus diupayakan melalui kebijakan, praktik sosial, dan pendidikan. Menurutnya, cinta kepada sesama manusia harus menjadi prioritas utama dalam pembangunan bangsa.

Sementara itu, K.H. Husein Muhammad menilai buku tersebut penting karena berbasis pengalaman nyata. Menurutnya, pengalaman adalah sumber pengetahuan yang otentik dan menjadi pelajaran berharga agar masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang memecah belah.

“Lebih baik memelihara kerukunan sebelum konflik terjadi, daripada menyesal setelah konflik pecah,” ujarnya.

Pendapat senada disampaikan Prof. Dr. H. Jamali, M.Ag. Ia menyebut buku ini tidak hanya berbicara teori, tetapi juga praktik nyata di lapangan. Dari pengalaman panjang bangsa Indonesia, kerukunan terbukti menjadi kunci dalam menjaga stabilitas sosial dan keberagaman.

Ketua Umum Permabudhi, Prof. Dr. Philip Kuntjoro Widjaja, menyoroti pentingnya peran forum-forum kerukunan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Ia menilai Indonesia memiliki modal sosial yang kuat untuk menjadi contoh dunia dalam membangun harmoni antarumat beragama.

Sementara itu, Ketua FKUB Kabupaten Cirebon, Drs. K.H. Wawan Arwani Amin, M.A., menegaskan bahwa Kabupaten Cirebon merupakan contoh nyata wilayah yang rukun dalam keberagaman. Ia menyinggung sejarah panjang toleransi di Cirebon, mulai dari masa Sunan Gunung Jati hingga praktik kehidupan sosial lintas agama yang masih terjaga hingga kini.

“Islam memang mayoritas di Cirebon, tetapi Islam yang tumbuh adalah Islam yang ramah dan tidak melukai. Itulah yang membuat kerukunan tetap terjaga,” katanya.

Melalui kegiatan PKUB Goes to Pesantren ini, PKUB berharap pesantren tidak hanya menjadi pusat pendidikan keagamaan, tetapi juga laboratorium sosial dalam merawat toleransi, memperkuat persaudaraan, dan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • cirebon

    Serunya Pesta Tahun Baru Bertema ‘’Rockaholic Localicious’’ di Swiss-Belhotel Cirebon

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Serunya Pesta Tahun Baru Bertema ‘’Rockaholic Localicious’’ di Swiss-Belhotel Cirebon | Swiss-Belhotel Cirebon mempersiapkan perayaan malam pergantian tahun 2026 yang penuh kegembiraan dengan pesta ‘’Rockaholic Localiciois’ pada tanggal 31 Desember 2025’. Mengusung tema “Rock & Roll”, acara ini menawarkan suasana meriah, penuh musik, tarian, dan hiburan spektakuler yang akan menampilkan berbagai hiburan berlatar […]

  • CIREBON

    Destinasi Wisata Jabbar Land Park Bakal Jadi Pusat Agrowisata di Cirebon

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Destinasi Wisata Jabbar Land Park Bakal Jadi Pusat Agrowisata di Cirebon | Kabupaten Cirebon kembali bersiap menyambut kehadiran destinasi wisata berskala besar yang akan menjadi kebanggaan baru masyarakat Jawa Barat. Sebuah proyek wisata megah bernama Jabbar Land Park tengah dibangun di kawasan Desa Sampih, Kecamatan Susukanlebak, Kabupaten Cirebon. Menariknya, kawasan wisata ini tak […]

  • cirebon-metropolitan

    Habib Khaerussani Jadi Wisudawan Terbaik Tingkat Doktoral, di IAIN Syekh Nurjati Cirebon

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – PENDIDIKAN | Habib Khaerussani Peraih Gelar Wisudawan Terbaik Tingkat Doktoral di IAIN Syekh Nurjati Cirebon – Pada resepsi wisuda yang digelar oleh IAIN Syekh Nurjati Cirebon pada Selasa, 5 Maret 2024, Dr. Habib Khaerussani, M.Pd., Kepala Sekolah Menengah Atas Islam Terpadu (SMAIT) Akmala Sabila, meraih gelar wisudawan terbaik di tingkat doktoral. Prestasi tersebut didapat […]

  • CIREBON

    MTN Seni dan Budaya Gandeng FKSM, Perkuat Ekosistem Talenta Muda di Cirebon

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – MTN Seni dan Budaya Gandeng FKSM, Perkuat Ekosistem Talenta Muda di Cirebon | Manajemen Talenta Nasional (MTN) Bidang Seni dan Budaya terus memperluas langkahnya dalam memperkuat ekosistem seni di Indonesia. Kali ini, MTN berkolaborasi dengan Festival Komunitas Seni Media (FKSM) untuk menghadirkan kegiatan seni bertajuk “MTN Ikon Inspirasi”, yang akan berlangsung di Kompleks […]

  • cirebon-metropolitan

    KNPI Kesambi Gelar Akademi Futsal Sebagai Minat Bakat Pemuda

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – DPK KNPI Kesambi Gelar Latihan Rutin Akademi Futsal Sebagai Minat Bakat Pemuda | Dewan Pengurus Kecamatan Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPK KNPI) Kecamatan Kesambi memberikan ruang untuk pemuda di wilayah kesambi dalam menyalurkan minat bakatnya di jenis Olahraga Futsal dengan membuka mini Akademi. Agenda ini di laksanakan dalam latihan rutin yang bertempat di […]

  • cirebon-metropolitan

    Kisah Inspiratif Uwais Al-Qarni di Children’s Performance : Smart Auladi Preschool Cirebon

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – PENDIDIKAN | Smart Auladi Preschool Cirebon Children’s Performance : Mempersembahkan Kisah Inspiratif Uwais Al-Qarni – menggelar acara istimewa yang tak terlupakan, “Children’s Performance”, yang menampilkan bakat-bakat muda dengan tema menginspirasi, “The Story of Uwais Al-Qarni”. Diselenggarakan di Grage City Mall, Cirebon, Sabtu, 2 Maret 2024. Acara yang dipenuhi dengan keceriaan dan semangat keislaman ini […]

expand_less