Info Terkini
light_mode
Beranda » EVENT » Cirebon Jadi Tuan Rumah Grand Final Putra Putri Wisata Indonesia 2026

Cirebon Jadi Tuan Rumah Grand Final Putra Putri Wisata Indonesia 2026

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

banner 468x60

CIREBONMETROPOLITAN.COM – Cirebon Jadi Tuan Rumah Grand Final Putra Putri Wisata Indonesia 2026 | Kota Cirebon menjadi tuan rumah Grand Final Pemilihan Putra Putri Wisata Indonesia 2026 yang berlangsung pada Selasa, 25 Agustus 2026. Penyelenggaraan ajang tersebut menjadi kesempatan strategis untuk memperkenalkan kekayaan budaya Cirebon sekaligus memperluas promosi pariwisata daerah ke tingkat nasional.

National Director Putra Putri Wisata Indonesia, Rivaldoni, menjelaskan bahwa Cirebon dipilih karena memiliki karakter budaya yang kuat dan sesuai dengan tema yang diusung dalam penyelenggaraan tahun ini, yaitu cultural experience.

banner 336x280

“Di tahun ini kita mengangkat kebudayaan Cirebon sebagai salah satu sampel keberagaman budaya Indonesia,” ujar Rivaldoni kepada wartawan setelah pelaksanaan Grand Final di Kawasan Patra Park, Kedawung.

Menurut Rivaldoni, keikutsertaan para finalis dalam ajang tersebut tidak sebatas mengikuti tahapan kompetisi. Selama berada di Cirebon, mereka juga memperoleh kesempatan untuk mengenal secara langsung berbagai destinasi serta aktivitas yang berkaitan dengan budaya setempat.

Sejumlah agenda budaya menjadi bagian dari rangkaian kegiatan para finalis. Mereka mengunjungi Keraton Kasepuhan dan mengikuti gala dinner yang digelar di Bale Gamelan. Kegiatan tersebut dirancang agar peserta dari berbagai daerah dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai kekayaan budaya Cirebon.

“Banyak kegiatan yang berkaitan dengan culture yang mereka lakukan. Memang Cirebon ini sebagai representasi budaya yang kita angkat tahun ini,” jelas Rivaldoni.

Ia menambahkan, pemilihan Cirebon sebagai lokasi penyelenggaraan juga menjadi bagian dari upaya memperluas promosi destinasi wisata. Sebelumnya, ajang Putra Putri Wisata Indonesia kerap diselenggarakan di sejumlah daerah seperti Bali dan Jakarta.

“Biasanya kita mengadakan di Bali, di Jakarta, dan tahun ini di Cirebon,” ujarnya.

Rivaldoni menilai daya tarik Cirebon memiliki cakupan yang lebih luas dibandingkan wisata alam dan kuliner. Menurutnya, kekuatan utama Cirebon juga terdapat pada kebudayaan yang telah berkembang dan melekat dalam kehidupan masyarakat.

Pada tahap awal, ajang Putra Putri Wisata Indonesia 2026 diikuti sekitar 50 peserta melalui proses pendaftaran dan seleksi secara daring. Setelah melewati tahapan seleksi, sebanyak 30 finalis dari berbagai daerah di Indonesia terpilih untuk mengikuti masa karantina di Kota Cirebon.

Para finalis berasal dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke. Peserta kemudian dikelompokkan ke dalam dua kategori, yaitu remaja dan dewasa.

Kehadiran peserta dari berbagai daerah tersebut turut memberikan peluang promosi yang lebih luas bagi Cirebon. Berbagai pengalaman yang diperoleh selama mengikuti rangkaian kegiatan di Cirebon dapat menjadi bahan cerita dan promosi ketika para finalis kembali ke daerah asal masing-masing.

Dengan demikian, promosi destinasi tidak hanya berlangsung selama kegiatan kompetisi. Jaringan peserta dari berbagai wilayah dapat menjadi salah satu saluran untuk memperkenalkan potensi wisata dan budaya Cirebon kepada masyarakat yang lebih luas.

Selain memperebutkan gelar nasional, pemenang pada kategori putri juga dipersiapkan untuk mengikuti sejumlah kompetisi internasional sepanjang 2026. Mereka akan membawa nama Indonesia dalam ajang Miss Universal Woman, Miss Heritage, dan Miss Glamour Look yang diselenggarakan di sejumlah negara di kawasan Asia.

Rivaldoni menegaskan bahwa aktivitas promosi pariwisata akan terus dilakukan setelah rangkaian karantina dan Grand Final selesai. Para pemenang nantinya akan menjalankan berbagai program kerja selama masa bakti dengan melibatkan sejumlah pihak terkait.

“Selama masa bakti, kita punya program kerja yang bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata untuk mempromosikan pariwisata daerah dan juga pariwisata nasional,” katanya.

Selain menjalankan program promosi pariwisata, para pemenang juga akan berpartisipasi dalam berbagai agenda berskala nasional serta kegiatan yang melibatkan merek dan komunitas.

Rangkaian kegiatan tersebut menunjukkan bahwa Putra Putri Wisata Indonesia tidak semata-mata diarahkan sebagai ajang pencarian dan pemilihan figur pariwisata. Lebih dari itu, kegiatan ini dikembangkan sebagai sarana untuk memperkenalkan destinasi, budaya, serta potensi pariwisata daerah dan nasional melalui peran aktif para finalis dan pemenangnya.

Baca Juga :
Mahkota Sport Center Resmi Dibuka, Jadi Pusat Pembinaan Talenta Sepak Bola Cirebon Timur

banner 336x280
  • Penulis: CIREBON METROPOLITAN

Rekomendasi Untuk Anda

  • CIREBON

    Orang Tua Sering Puas dengan Anak Patuh, Lupa Bangun Motivasi dari Dalam

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Orang Tua Sering Puas dengan Anak Patuh, Lupa Bangun Motivasi dari Dalam | Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, pengasuhan anak tidak bisa lagi berhenti pada sekadar membiasakan ketaatan. Orang tua dituntut untuk mampu menumbuhkan kompetensi sekaligus motivasi beragama yang tumbuh dari kesadaran anak sendiri. Isu inilah yang mendorong Smart Auladi Group […]

  • CIREBON

    Antara Kasih Sayang dan Ketegasan: Refleksi Pemerhati Pendidikan atas Kasus Guru di Lebak

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN – Antara Kasih Sayang dan Ketegasan: Refleksi Pemerhati Pendidikan atas Kasus Guru di Lebak | Pemerhati pendidikan sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Akmala Sabila, Dr. KH. Muhamad Habib Khaerussani, M.Pd., menyoroti peristiwa di SMAN 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, yang sempat viral karena seorang kepala sekolah menampar siswanya yang kedapatan merokok di area sekolah. Menurut […]

  • cirebon

    Mantan Pekerja Migran Korea, Santri Asal Cirebon Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Broiler di Gagasari

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Mantan Pekerja Migran Korea, Santri Asal Cirebon Sukses Kembangkan Peternakan Ayam Broiler di Gagasari | Seorang mantan pekerja migran Indonesia di Korea Selatan yang juga merupakan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Gedongan, Kabupaten Cirebon, kini berhasil mengembangkan usaha peternakan ayam broiler di Desa Gagasari, Gebang, wilayah yang berbatasan langsung dengan lingkungan Ponpes Gedongan, Cirebon. […]

  • CIREBON

    Daop 3 Cirebon Catat Tren Positif: Hampir 22 Ribu Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Sepanjang 2025

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Daop 3 Cirebon Catat Tren Positif: Hampir 22 Ribu Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Sepanjang 2025 | Selama sepanjang tahun 2025, layanan kereta api kembali menunjukkan daya tariknya tidak hanya bagi wisatawan domestik tetapi juga turis dari luar negeri. Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 3 […]

  • indramayu-event

    Komunitas Skateboard dan BMX Ramaikan CFN, Pemkab Indramayu Dorong Kreativitas Anak Muda

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – Komunitas Skateboard dan BMX Ramaikan CFN, Pemkab Indramayu Dorong Kreativitas Anak Muda | Berbagai aktivitas olahraga ekstrem dan kreativitas anak muda bertajuk “Road to Heppiii Skateday 76″ tersaji di Taman Aspirasi Indramayu (TARI) Alun-alun Indramayu dalam rangkaian Car Free Night (CFN), Sabtu (30/05). Kegiatan tersebut di gelar guna mendorong hadirnya ruang-ruang kreatif sebagai […]

  • CIREBON 01

    BUMDes Bio Merpati Kembangkan Pertanian Hydroponik Sebagai Strategi Fiskal Desa Perkuat Kemandirian Ekonomi

    • 0Komentar
    banner 468x60

    CIREBONMETROPOLITAN.COM – BUMDes Bio Merpati Kembangkan Pertanian Hydroponik Sebagai Strategi Fiskal Desa Perkuat Kemandirian Ekonomi | Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bio Merpati Desa Karangsuwung, Kecamatan Karangsembung, Kabupaten Cirebon, terus menunjukkan komitmennya dalam membangun kemandirian desa melalui pengembangan sektor pertanian berbasis teknologi. Penanaman berbagai jenis sayuran, buah-buahan, hingga tanaman bernilai ekonomis terus digencarkan sebagai bagian […]

expand_less